Wisata Komodo Kalah Pamor dengan Wisata Bahari di Manggarai Barat

Kompas.com - 06/10/2020, 18:50 WIB
Ilustrasi diving Dok. Humas Kementerian PariwisataIlustrasi diving


KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) Agustinus Rinus mengatakan, daerahnya sangat mengandalkan aktivitas wisata selam sebagai daya tarik wisatawan.

Hal ini mengacu dari data jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Manggarai Barat pada 2019 sebanyak 187.000 orang dengan 64 persennya berkunjung atau beraktivitas di laut.

"Dengan site dive ada kurang lebih 58 site, 42 ada di Taman Nasional Komodo, dan 16 di luar TN Komodo, masih ada site-site yang dirahasiakan. Ini menjadi kekuatan pariwisata Manggarai Barat," kata Agustinus dalam Live Streaming Sosialisasi Panduan CHSE Usaha Wisata Selam Labuan Bajo, Selasa (6/10/2020) di channel Youtube Kemenparekraf.

Baca juga: Masuk ke Obyek Wisata di Manggarai Barat Kini Wajib Bayar Retribusi

Lanjut Agustinus, wisata selam menjadi daya tarik unggulan di Manggarai Barat, meski branding utamanya adalah Komodo. Bahkan branding Komodo, kata dia, justru masih kalah dengan wisata bahari di sana.

"Ternyata kan dari hasil kajian kita, aktivitas kepariwisataan kita, bahari menjadi kekuatan utamanya," lanjutnya.

Untuk itu, ia mengajak serta para pelaku usaha wisata selam di Manggarai Barat, agar melakukan atau mengikuti panduan Cleanliness, Health, Safety and Environment (CHSE) yang digagas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Baca juga: Labuan Bajo Jadi Wisata Super Premium, Wishnutama: Tak Perlu Khawatir

Dalam kesempatan tersebut, Kemenparekraf melalui tim penyusun CHSE Usaha Wisata Selam yaitu Abimanju Carnadie dan Bayu Wardoyo mensosialisasikan panduan yang telah selesai digarap.

"Saya sangat berharap supaya para pelaku usaha wisata selam yang hadir pada hari ini bisa mengikuti kegiatan ini secara baik. Pemerintah Daerah telah melahirkan sebuah produk hukum tentang protokol kesehatan bidang pariwisata. Ada 12 asosiasi yang diatur, salah satunya wisata tirta," harap dia.

Kabupaten Manggarai Barat, khususnya Labuan Bajo memang ramai diperbincangkan lantaran menjadi satu-satunya destinasi wisata Super Premium yang tengah dibangun pemerintah Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Agustinus juga menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo lah yang menyampaikan langsung kepadanya bahwa Labuan Bajo akan menjadi satu-satunya destinasi wisata super premium di Indonesia.

"Pak Kadis, saya akan tetapkan satu-satunya destinasi super premium di Indonesia, yaitu Labuan Bajo," katanya menirukan perkataan Presiden Jokowi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X