Kompas.com - 08/10/2020, 13:01 WIB
Pemandangan Supertree Grove di Gardens By The Bay yang begitu indah di kala malam Dok. ShutterstockPemandangan Supertree Grove di Gardens By The Bay yang begitu indah di kala malam

KOMPAS.com - Agen perjalanan dan perusahaan yang akan mengadakan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Singapura akan diberikan insentif oleh Singapore Tourism Board (STB) Indonesia.

“Skema akan diberikan saat bidding stage dengan tujuan untuk memengaruhi klien perusahaan supaya memilih Singapura sebagai destinasi MICE,” kata Assistant Manager STB Indonesia Johanes Stevano Rahardjo.

Ia menyampaikan pernyataan itu dalam webinar STB Indonesia MICE Forum bertajuk "Towards the Safe Resumption of Business Events in Singapore", Rabu (7/10/2020).

Baca juga: Singapura Kaji Rencana Pelayaran Tanpa Tujuan karena Berpotensi Sebarkan Virus

Executive Director Southeast Asia STB John Gregory Conceicao mengatakan, wisatawan Indonesia merupakan pasar penting dalam pariwisata Singapura.

“Pada 2019, sekitar 3,1 juta wisatawan Indonesia berkunjung ke Singapura. Sekitar 12 persen dari 3,1 juta adalah wisatawan MICE,” kata dia dalam kesempatan yang sama.

Conceicao melanjutkan, Indonesia merupakan wisatawan terbanyak kedua yang kerap berlibur ke Singapura. Terlebih, para pelancong bisnis yang kerap menghabiskan banyak uang saat liburan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Syarat dan ketentuan

Johanes menuturkan, syarat dan ketentuan hanya diberikan kepada perusahaan atau asosiasi yang akan melakukan atau menghadiri kegiatan MICE.

“Untuk lama tinggal, minimal menginapnya tiga hari dan dua malam, atau semalam di Singapura sebelum atau setelah naik kapal pesiar,” tutur Johanes.

Selanjutnya, dalam rancangan perjalanan harus ada kegiatan jamuan makan siang (gala lunch) atau makan malam (gala dinner) di restoran.

Ilustrasi patung Merlion di Singapura.Dok. Shutterstock/Boule Ilustrasi patung Merlion di Singapura.

Rancangan perjalanan juga harus termasuk dua kegiatan kunjungan seperti Singapore Experience.

“Periode perjalanan saat ini sudah kami perpanjang sampai 31 Desember 2022,” imbuh Johanes.

Skema insentif diberikan berdasarkan kriteria

Skema insentif bagi penyelenggara kegiatan MICE akan diberikan berdasarkan lima kriteria, yakni Business Events in Singapore (BEIS) dan In Singapore Incentive & Rewards Global (Inspire Global).

Selanjutnya ada Special Travel Agent Reward (Stars Reward), Support untuk Group Cruise (Cruise Support), dan Singapore MICE Advantage Programme 3.0 (SMAP).

“Seluruh pemangku kepentingan akan mendapat keuntungan melalui skema insentif kami, baik agen perjalanan atau perusahaan,” ucap Johanes.

Baca juga: KidZania Singapura Tutup Permanen Setelah Empat Tahun Beroperasi

Untuk grup berisi lebih dari 250 orang atau BEIS, insentif yang diberikan berupa sampai dengan 50 persen cakupan biaya yang dikeluarkan di Singapura, seperti paket pertemuan atau peminjaman venue.

“Untuk Stars, khusus agen perjalanan, yakni setiap 100 orang yang dikirimkan untuk kegiatan MICE di Singapura, akan mendapatkan insentif 1.600 dollar Singapura dipotong pajak,” kata Johanes.

Kegiatan MICE di Singapura dapat dimulai kembali

Menurut Johanes, STB sebagai badan pemerintah yang turut berperan dalam membuka kembali perbatasan Singapura bagi wisatawan, telah bekerja sama dengan sejumlah pihak.

Adapun, kerja sama dilakukan untuk menyusun sejumlah tahapan agar Singapura dapat dibuka untuk perjalanan non-RGL. Salah satunya adalah untuk penyelenggaraan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE)

Berdasarkan keterangan pers yang Kompas.com terima, STB berencana menggelar acara MICE percontohan pada November 2020, yakni TravelRevive yang didukung ITB Asia dan STB.

“TravelRevive akan menarget pengunjung dari negara-negara yang telah bekerja sama dengan Singapura dalam perjanjian lintas perbatasan,” seperti yang tertera dalam keterangan pers tersebut.

Baca juga: Wisata Terbaru di Singapura, Naik ke Atas Pohon Tertinggi Gardens by The Bay

Namun, Johanes menegaskan bahwa saat ini masih belum ada kejelasan terkait kedatangan wisatawan Indonesia ke Singapura, baik yang berada di bawah aturan Reciprocal Green Lane.

Kendati demikian, pihaknya akan terus memperhatikan situasi dan memberi informasi lebih lanjut jika kesepakatan antara Indonesia dan Singapura sudah terjadi.

Sejak Kamis (1/10/2020), STB sudah mulai menerima aplikasi penyelenggaraan acara percontohan yang termasuk dalam kategori MICE.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang pemberian insentif bagi agen perjalanan atau perusahaan yang melakukan kegiatan MICE di Singapura bisa menghubungi pihak STB Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.