Lamongan Bakal Gencarkan Pengembangan Desa Wisata

Kompas.com - 08/10/2020, 16:04 WIB
Desa Wisata di Kabupaten Lamongan - Wisata Besur Agro Edukasi, Desa Besur, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan. dok. Instagram @iswisatadesabesurDesa Wisata di Kabupaten Lamongan - Wisata Besur Agro Edukasi, Desa Besur, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan.

 

KOMPAS.com – Pengembangan Desa Wisata kian gencar dilakukan sejumlah daerah di Indonesia. Selain Jawa Barat, Kabupaten Lamongan di Jawa Timur pun saat ini tengah mengembangkan desa wisata.

“Sekarang kami sedang mengembangkan desa wisata,” kata Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan, Sisyanto, kepada Kompas.com, Kamis (8/10/2020).

Baca juga: Mengapa Dinamakan Pantai Kutang? Simak Ceritanya...

Saat ini, Kabupaten Lamongan memiliki 474 desa yang tersebar di seluruh kecamatan. Untuk desa wisata yang lazim untuk dikunjungi, Sisyanto mengatakan setiap kecamatan baru memiliki satu desa wisata.

“Kita target paling tidak lima desa wisata di setiap kecamatan. Pengembangan sudah berjalan selama beberapa tahun, termasuk penataan desa agar menjadi desa wisata,” ujar dia.

Desa wisata baru

Salah satu desa wisata di Kabupaten Lamongan yang baru diresmikan adalah Wisata Desa Sendang Bawono di Dusun Deket, Desa Deketagung, Kecamatan Sugio.

Mengutip situs resmi Kabupaten Lamongan, Wisata Desa Sendang Bawono diresmikan pada 3 September 2020 oleh Bupati Lamongan Fadeli.

Dahulu, Sendang Bawono merupakan sebuah kolam tidak terawat yang kemudian dikelola dan diubah menjadi tempat wisata oleh masyarakat setempat.

Di sana, terdapat sebuah kolam besar yang bisa dimanfaatkan wisatawan untuk berenang. Ada juga area yang dipenuhi payung gantung warna-warni untuk dijadikan sebagai spot foto.

Desa Wisata di Kabupaten Lamongan - Wisata Desa Sendang Bawono di Dusun Deket, Desa Deketagung, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.dok. Instagram @lamongantourism Desa Wisata di Kabupaten Lamongan - Wisata Desa Sendang Bawono di Dusun Deket, Desa Deketagung, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.

Ada juga sejumlah gazebo yang tersebar di area rerumputan hijau yang disediakan oleh pengelola tempat wisata bagi pengunjung untuk bersantai sambil makan siang.

Tidak hanya itu, mengutip Lamongan Tourism, beberapa spot foto pun tersedia di sana. Salah satunya ada spot berbentuk hati.

Ada desa wisata petik jeruk

Selain Wisata Desa Sendang Bawono di Dusun Deket, ada juga wisata petik jeruk yang baru naik daun belakangan ini di Dusun Cane, Desa Candisari, Kecamatan Sambeng.

Di sana, wisatawan bisa memetik jeruk langsung dari kebun milik warga hanya dengan membayar Rp 10.000 per kilogram jeruk.

Baca juga: 555 Tempat Wisata di Jawa Timur Sudah Buka, Lebih dari 2,7 Juta Orang Berkunjung

Tidak hanya bisa dibawa pulang, jeruk yang baru dipetik juga bisa dimakan langsung sambil bersantai di beberapa gazebo yang telah disiapkan.

“Wisata petik jeruk ini merupakan inisiatif dari warganya sendiri,” kata Sisyanto.

Motivasi desa lain

Ada pula Pantai Kutang yang merupakan sebuah tempat wisata yang terletak di Desa Labuhan, Kecamatan Brondong. Dahulu, pantai tersebut masih belum benar-benar dikelola oleh masyarakat setempat.

“Awalnya hanya desa saja. Sekarang jadi berkembang pesat. Desa-desa lain akan termotivasi dengan desa yang sudah ada dan berhasil jadi desa wisata,” sambung Sisyanto.

Desa Wisata di Kabupaten Lamongan - Wisata Desa Sendang Bawono di Dusun Deket, Desa Deketagung, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.dok. Instagram @lamongantourism Desa Wisata di Kabupaten Lamongan - Wisata Desa Sendang Bawono di Dusun Deket, Desa Deketagung, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.

Oleh karena itu, pihaknya pun mengadakan pelatihan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dengan membuatkan program untuk mengembangkan desa wisata dan membangun ekonomi kreatif masyarakat setempat.

Selain Desa Labuhan, ada juga Desa Besur di Kecamatan Sekaran yang menawarkan wisata agro dengan perkebunannya yang indah, yakni Wisata Besur Agro Edukasi.

Mengutip situs Lamongan Tourism, desa wisata tersebut memiliki suasana Instagramable lantaran bunga-bunga yang bermekaran dapat dijadikan sebagai latar belakang foto menarik.

Selain itu, wisatawan juga bisa mengelilingi sebuah kolam yang dikelilingi hamparan bunga. Mereka juga bisa berjalan-jalan di tengah sawah sambil menikmati udara segar saat berkunjung di pagi hari.

Menurut dia, desa-desa di Kabupaten Lamongan memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk menarik wisatawan.

Bangunan utama situs pataan yang diduga merupakan vihara, yang berada di Dusun Montor, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Lamongan.HAMZAH ARFAH Bangunan utama situs pataan yang diduga merupakan vihara, yang berada di Dusun Montor, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Lamongan.

Mulai dari potensi peninggalan situs kuno, yakni Situs Pataan di Dusun Montor, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, hingga desa lain yang menawarkan potensi alam seperti perkebunan.

“Setiap desa memiliki potensi masing-masing. Sekarang hampir semua desa direncanakan untuk diubah menjadi desa wisata,” kata Sisyanto.

Mengutip Kompas.com, Situs Pataan sudah melalui ekskavasi ketiga oleh Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Jawa Timur (Jatim) sejak 3 Juli 2019.

Kepala BPCB Trowulan Jatim Andi Muhammad Said pada saat itu mengatakan, Situs Pataan merupakan peninggalan zaman Airlangga pada abad ke-10.

Baca juga: Melihat Destinasi Wisata Religi Baru di Lamongan

“Jadi, untuk sementara kajian kita itu menunjukkan, ini peninggalan masa muda Airlangga di abad ke-10 dan ini sebelum Majapahit,” ujar Andi, Kamis (11/7/2019).

Menurut dia dilihat dari ciri-cirinya, bangunan yang ditemukan bercorak Buddha. Hal itu terlihat dari stupa, bangunan pintu gerbang dan belakang yang seperti Vihara.

Dengan bangunan dan sisa-sisa peninggalan yang ditemukan di sekitar kompleks situs Pataan, Andi dan para arkeolog BPCB Trowulan memprediksi, situs Pataan merupakan tempat ibadah yang juga menjadi perumahan bagi penghuninya saat itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X