Kompas.com - 09/10/2020, 08:19 WIB

KOMPAS.com – Taiwan akan membuka kembali pariwisata untuk wisatawan asing secara bertahap. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Perhubungan dan Komunikasi Taiwan (MOTC).

Melansir dari eTurboNews, ada beberapa alasan Taiwan membuka kembali pariwisata internasional.

Pertama, sejak kasus Covid-19 di Taiwan, hanya sekitar 500 kasus positif serta tujuh kematian karena virus tersebut.

Kedua, warga Taipei juga tampak santai mengetahui satu kasus yang diduga terkait dengan penularan lokal di kota tersebut sejak pertengahan April.

Baca juga: Pariwisata Halal di Taiwan, Ini Bedanya Dulu dan Sekarang

Dilansir dari Taiwan News, Menteri Perhubungan dan Komunikasi Taiwan, Lin Chia-Lung dalam konferensi pers bulan Mei lalu mengungkapkan, pembukaan pariwisata dan transportasi tersebut dilakukan dalam tiga tahap.

Pertama, relaksasi larangan makan dan pembatasan di Taiwan. Kedua, subsidi pariwisata. Ketiga, membuka pariwisata internasional mulai 1 Oktober-31 Desember 2020.

 

Pada tahap ketiga, pariwisata Taiwan juga akan bekerja sama dengan Pusat Komando Epidemi (CECC) dan Kementerian Luar Negeri (MOFA).

Kerjasama ini untuk mencapai pemulihan dan mengamankan peluang pertumbuhan pariwisata internasional di Taiwan.

Baca juga: Taiwan Bersaing dengan Jepang dan Korea Gencarkan Pariwisata Halal

Berdasarkan keterang pers dari Taiwan Centers for Disease Control (CDC) pada 26 Agustus 2020, CECC mengumumkan daftar negara yang diizinkan masuk dibagi menjadi dua kategori.

Kategori yang dimaksud yakni negara/kawasan berisiko rendah dan menengah.

Negara/kawasan dengan berisiko rendah, yakni Selandia Baru, Makau, Palau, Fiji, Brunei, Thailand, Mongolia, Bhutan, Laos, Kamboja, Myanmar, Sri Lanka, Nauru, Timor Leste, Mauritius.

Sementara negara/kawasan berisiko menengah seperti Malaysia, Singapura, dan Vietnam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.