Kabupaten Pasuruan Berencana Buat Sabuk Wisata, Apa Itu?

Kompas.com - 10/10/2020, 15:03 WIB
Wisata Pasuruan - Tempat wisata Cimory Dairyland & Resto di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. dok. Facebook Cimory Dairy Land & RestoWisata Pasuruan - Tempat wisata Cimory Dairyland & Resto di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

KOMPAS.com – Kabupaten Pasuruan memiliki sejumlah tempat wisata yang patut dikunjungi. Meski begitu, paket perjalanan yang ada masih belum saling berkesinambungan.

Hal itu disampaikan Asisten Ekonomi Pembangunan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, merangkap Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Pasuruan HM Soeharto.

“Kami ingin kembangkan supaya ada sinergitas antara jenis-jenis tempat wisata di Kabupaten Pasuruan. Kita istilahkan sabuk wisata, melingkar,” kata dia kepada Kompas.com, Jumat (9/10/2020).

Baca juga: Masuk Zona Oranye, Tempat Wisata di Pasuruan Dibuka Lagi

Soeharto melanjutkan, tempat wisata di Kabupaten Pasuruan terbagi menjadi beberapa kategori, salah satunya tempat wisata modern.

Wisata Pasuruan - Tempat wisata Taman Dayu di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.http://www.thetamandayu.com/ Wisata Pasuruan - Tempat wisata Taman Dayu di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Adapun, kategori tersebut mencakup beberapa tempat wisata, seperti Taman Dayu, Taman Safari Prigen, dan Finna Golf & Country Club.

Sementara itu, kategori lainnya adalah tempat wisata religi yang mencakup beberapa tempat, seperti Makam Mbah Sayyid Arif Segoropuro dan Makam Mbah Soleh Semendhi.

Selanjutnya, ada tempat wisata buatan seperti Saygon Waterpark, Kebun Pak Budi, dan Taman Ria Surapati.

Baca juga: Masuk Zona Oranye, Tempat Wisata di Pasuruan Dibuka Lagi

Kabupaten Pasuruan juga memiliki desa wisata, antara lain Desa Jarangan yang terkenal akan hutan bakaunya, dan Desa Sumbergedang dengan Taman Bunga Adn Firdaus.

“Pemerintah daerah ingin membuat wisata yang berkaitan. Kalau orang berwisata ke sini, mereka bisa melingkari Pasuruan,” ujar Soeharto.

Kerja sama dengan agen perjalanan

Guna mewujudkan sabuk wisata itu, pihaknya sebelum pandemi Covid-19 kerap melakukan pertemuan dengan sejumlah agen perjalanan.

Wisata Pasuruan - Tempat wisata Kebun Pak Budi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.http://www.kebunpakbudi.com/ Wisata Pasuruan - Tempat wisata Kebun Pak Budi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Pertemuan dilakukan agar para agen perjalanan dapat memasarkan paket perjalanan berwisata ke Kabupaten Pasuruan dengan tertib.

Baca juga: Selain Bromo, Ini 5 Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi di Pasuruan

Alasan lainnya adalah agar pemilihan tempat wisata dan penginapan memungkinkan wisatawan mengelilingi Kabupaten Pasuruan.

“Kalau setelah main di Finna Golf & Country Club lalu menginap di Malang, itu bukan sabuk wisata. Kalau main di situ, menginapnya di Prigen. Itu baru nyambung,” imbuh Soeharto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tips Mendaki Gunung Saat Musim Hujan, Bawa Pakaian Lebih Banyak

5 Tips Mendaki Gunung Saat Musim Hujan, Bawa Pakaian Lebih Banyak

Travel Tips
Estimasi Biaya ke Bromo dari Yogyakarta Naik Transportasi Umum

Estimasi Biaya ke Bromo dari Yogyakarta Naik Transportasi Umum

Travel Tips
Berapa Estimasi Biaya dari Jakarta ke Bromo Naik Transportasi Umum?

Berapa Estimasi Biaya dari Jakarta ke Bromo Naik Transportasi Umum?

Travel Tips
Bali Jadi Destinasi Bulan Madu Nomor Satu di Dunia

Bali Jadi Destinasi Bulan Madu Nomor Satu di Dunia

Jalan Jalan
Tren Baru Saat Pandemi: Work From Hotel dan Apartemen

Tren Baru Saat Pandemi: Work From Hotel dan Apartemen

Promo Diskon
Jabar Tetap Terima Wisatawan Saat Libur Panjang, Protokol Kesehatan Diperketat

Jabar Tetap Terima Wisatawan Saat Libur Panjang, Protokol Kesehatan Diperketat

Whats Hot
Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Whats Hot
Air Terjun Sunsa Kompol di Manggarai Barat, Kesegaran di Lereng Gunung Poso Kuwuh

Air Terjun Sunsa Kompol di Manggarai Barat, Kesegaran di Lereng Gunung Poso Kuwuh

Jalan Jalan
Kini, Ada Armada DAMRI ke Pantai Baron dan Gunung Api Purba Nglanggeran

Kini, Ada Armada DAMRI ke Pantai Baron dan Gunung Api Purba Nglanggeran

Jalan Jalan
Mendaki Gunung Gede Pangrango Saat Musim Hujan, Ini Panduannya

Mendaki Gunung Gede Pangrango Saat Musim Hujan, Ini Panduannya

Travel Tips
Benarkah Jepang akan Buka Perbatasan untuk Olimpiade 2021?

Benarkah Jepang akan Buka Perbatasan untuk Olimpiade 2021?

Whats Hot
Hotel Berusia 100 Tahun di New York Tutup akibat Pandemi Corona

Hotel Berusia 100 Tahun di New York Tutup akibat Pandemi Corona

Whats Hot
Panduan Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Desa Wisata Cibuntu

Panduan Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Desa Wisata Cibuntu

Travel Tips
Diskon Wisata ke Wisnus, PHRI: Pemikiran Pemerintah yang Out of The Box

Diskon Wisata ke Wisnus, PHRI: Pemikiran Pemerintah yang Out of The Box

Whats Hot
PHRI Minta Kemenparekraf Kawal Kebijakan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

PHRI Minta Kemenparekraf Kawal Kebijakan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X