Okupansi Hotel di Bali Belum Pulih, Banyak Pekerja yang Banting Setir

Kompas.com - 12/10/2020, 09:20 WIB
Ilustrasi Bali - Pura Taman Saraswati di Gianyar. SHUTTERSTOCK / Pelikh AlexeyIlustrasi Bali - Pura Taman Saraswati di Gianyar.

KOMPAS.com - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung, I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya, mengatakan, banyak pekerja industri hotel yang banting setir saat pandemi Covid-19.

“Banyak pekerja yang buka usaha kuliner agar bisa bertahan. Ada yang ke arah menggarap tanah, berkebun, dan usaha lain yang bisa dilakukan,” ungkap Rai kepada Kompas.com, Minggu (11/10/2020).

Baca juga: Pilihan 6 Penginapan Murah di Ubud Bali, Harga Mulai Rp 200.000-an

Namun, Rai mengatakan bahwa hal tersebut tidak mudah untuk dilakukan. Apalagi untuk membangkitkan perekonomian di Bali.

"Sektor pariwisata memberi kontribusi terhadap ekonomi Bali hampir 70 persen. Pertanian 18 persen, dan perdagangan 12 persen,” tutur Rai.

Jika banting setir ke sektor pertanian, hal tersebut dirasa kurang, lantaran permintaan pasar berkurang akibat beberapa hotel belum beroperasi.

Baca juga: Bali Sudah Buka untuk Wisnus Sejak Juli, Okupansi Hotel Masih Rendah

Sementara untuk banting setir ke sektor UMKM, Rai mengatakan bahwa saat ini daya beli untuk pasar domestik masih lemah.

Kemudian pasar luar negeri masih tidak memungkinkan karena adanya lockdown.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X