Kompas.com - 13/10/2020, 08:18 WIB
Proses menenun kain tenun Sikka jenis Tama Lua di rumah pengungsian Bukit Sion, Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (11/2/2019). KOMPAS.com/NANSIANUS TARISProses menenun kain tenun Sikka jenis Tama Lua di rumah pengungsian Bukit Sion, Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (11/2/2019).

KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan mengembangkan konsep wisata berbasis komunitas dan wisata tematik berbasis budaya Indonesia.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf Rizki Handayani dalam konferensi pers virtual bertemakan "Virtual Heritage" yang diselenggarakan Traval.co, Jumat (9/10/2020).

Konsep itu rencananya dilangsungkan secara offline tahun depan ketika pandemi sudah berakhir.

Namun, selama masih pandemi, konsep wisata tematik budaya dan berbasis komunitas ini baru dapat digelar secara virtual.

Lalu, seperti apa konsep berwisatanya?

Baca juga: Lasem, Tiongkok Kecil Penghasil Batik Tiga Negeri

Rizki menerangkan, rencananya konsep ini digelar tahun depan secara offline dengan model famtrip bersama komunitas pencinta tema-tema wisata tertentu.

"Misalnya komunitas batik, budaya, komunitas kain, komunitas segala macam, heritage juga. Akan kita fasilitasi untuk melakukan perjalanan dan benar-benar menikmati experience di tempat wisata tersebut," kata dia. 

Rizki melanjutkan, konsep wisata seperti itu digagas karena tren pariwisata ke depan tidak hanya melakukan perjalanan, tetapi juga merupakan satu bagian pengalaman.

Tujuannya adalah wisatawan tidak hanya sekadar melakukan perjalanan, tetapi juga mendapatkan pengalaman, bahkan pengetahuan dari ragam komunitas yang didatangi.

Acara virtual tour heritage

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X