Sudah 3 Bulan Buka Kembali, Apakah Bali Masih Ramai Wisatawan?

Kompas.com - 13/10/2020, 17:05 WIB
Danau Bratan, Bali shutterstockDanau Bratan, Bali

KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa mengatakan, kondisi pariwisata Bali masih dalam keadaan stabil sejak dibuka untuk wisatawan nusantara (wisnus) pada 31 Juli 2020.

“Kunjungan per hari masih sama, stabil. Sekitar 3.000–3.500 orang per hari. Akhir pekan terkadang 5.000 orang, tapi ini masih belum normal,” kata dia kepada Kompas.com, Selasa (13/10/2020).

Baca juga: Okupansi Hotel di Bali Belum Pulih, Banyak Pekerja yang Banting Setir

Meski begitu, Putu mengungkapkan bahwa angka kedatangan tersebut jauh berbeda pada sebelum pandemi Covid-19.

Rata-rata kunjungan domestik per hari melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai pada masa sebelum pandemi bisa mencapai kisaran 16.000 orang.

Ilustrasi Bali - Pemandangan dari atas bukit di Desa Pinggan, Kintamani, Bangli, Bali.SHUTTERSTOCK / AGUNG KIRANA Ilustrasi Bali - Pemandangan dari atas bukit di Desa Pinggan, Kintamani, Bangli, Bali.

“Kalau tempat wisata tertentu ada yang ramai, ada juga yang sepi. Paling ramai di tempat wisata luar ruangan, seperti Pantai Pandawa, Tirta Gangga, dan Kebun Raya Bali,” ujar Putu.

Berdasarkan data yang Kompas.com terima, jumlah kunjungan domestik terlihat fluktuatif, tetapi terjadi peningkatan secara bertahap.

Pada 1 Oktober 2020, jumlah kunjungan adalah 2.980 orang. Sementara pada 2 Oktober adalah 3.161.

Baca juga: Itinerary 2 Hari 1 Malam di Bangli Bali, Ada Bukit Mende yang Eksotis

Selanjutnya, jumlah kunjungan ke Bali pada 3–4 Oktober 2020 adalah 2.755 dan 2.631 orang. Sementara itu, pada 5 Oktober 2020 jumlah kunjungan ke Pulau Dewata adalah 2.667 orang.

Pada 6 Oktober, jumlah kunjungan sempat menurun menjadi 2.384 orang. Namun, jumlah kunjungan ke Bali kembali meningkat pada 7 Oktober menjadi 3.084 orang.

Wisatawan yang berkunjung pun meningkat secara bertahap lantaran pada 8-9 Oktober 2020, jumlah kedatangan mencapai 3.138 dan 3.441 orang.

Ilustrasi Bali - Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali.SHUTTERSTOCK / GODILA Ilustrasi Bali - Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X