Turis Indonesia Bisa Liburan ke Singapura, Apa Syaratnya?

Kompas.com - 13/10/2020, 19:07 WIB
Ilustrasi patung Merlion yang ikonik di Singapura. SHUTTERSTOCKIlustrasi patung Merlion yang ikonik di Singapura.

KOMPAS.com – Menteri Luar (Menlu) Negeri Retno Marsudi resmi meluncurkan Travel Corridor Agreement (TCA) bagi warga negara Indonesia dan Singapura.

“Pada pagi hari ini, saya ingin menyampaikan bahwa negosiasi Indonesia-Singapura untuk TCA telah selesai,” kata Retno dalam keterangan resminya, mengutip Kompas.com, Senin (12/10/2020).

Baca juga: Seperti Apa Kegiatan MICE di Singapura Selama Pandemi Covid-19?

Ia melanjutkan bahwa dengan selesainya negosiasi itu, maka secara resmi TCA atau RGL (Reciprocal Green Lane) resmi diluncurkan.

Menlu menegaskan, TCA yang mulai berlaku pada Senin (26/10/2020) hanya untuk perjalanan bisnis atau kedinasan yang mendesak.

Bagi wisatawan Indonesia yang ingin melakukan perjalanan bisnis, terdapat sejumlah syarat dan ketentuan yang diberlakukan.

Baca juga: Travel Agent yang Adakan MICE di Singapura akan Dapat Insentif

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut telah Kompas.com rangkum, Selasa (13/10/2020):

  • Melakukan perjalanan dinas, diplomatik yang mendesak, atau perjalanan bisnis esensial
  • Harus memiliki sposor government agency dan enterprises di Singapura
  • Wajib mengajukan Safe Travel Pass lantaran kunjungan ke Singapura tidak membutuhkan visa
  • Keluar-masuk negara dilakukan melalui Batam Center Ferry Terminal Batam dan Bandara Soekarno-Hatta
  • Tes PCR dilakukan 72 jam sebelum keberangkatan dan pada saat kedatangan di pelabuhan atau bandara. Biaya ditanggung masing-masing
  • Wajib registrasi di TraceTogether dan SafeEntry selama di Singapura

RGL atau Reciprocal Green Lane merupakan skema perjalanan jangka pendek yang memungkinkan penduduk sejumlah negara berkunjung ke Singapura melakukan bisnis dan tujuan resmi.

Baca juga: Singapura Sambut Turis Asing 1 September 2020

Sebelumnya, RGL hanya berlaku dengan sejumlah negara saja, yakni Brunei Darussalam, Selandia Baru, Australia kecuali negara bagian Victoria, Makau, daratan China, Taiwan, Vietnam, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.

Para pelancong bisnis dari negara-negara tersebut harus berada di negara masing-masing selama 14 hari berturut-turut sebelum tiba di Singapura.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X