Maskapai JetBlue Tawarkan Tes Covid-19 dari Rumah, Seperti Apa?

Kompas.com - 13/10/2020, 21:08 WIB
Sebuah Airbus A321-200 milik maskapai penerbangan JetBlue di bandara John F Kennedy, New York. WikipediaSebuah Airbus A321-200 milik maskapai penerbangan JetBlue di bandara John F Kennedy, New York.

KOMPAS.com – Maskapai penerbangan JetBlue mengumumkan pada Selasa (29/9/2020) bahwa pihaknya akan memfasilitasi pelanggan yang penerbangannya ditangguhkan dengan pilihan untuk membeli tes Covid-19 di rumah.

Melansir Huffpost, Rabu (30/9/2020), tes tersebut merupakan kerja sama dengan sebuah perusahaan kesehatan bernama Vault Health.

Program tersebut dilakukan dengan fokus pada pelanggan JetBlue yang membutuhkan hasil negatif tes Covid-19 sebelum memasuki negara bagian atau negara lain, atau sebagai kewajiban guna menghindari karantina.

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus, Ada Opsi Wisatawan Tes Covid-19 Saat Tiba di Hawaii

Tes akan diawasi para ahli dari Vault Health. Mereka akan berpartisipasi secara virtual dengan pelanggan untuk memastikan tes berjalan dengan benar.

Sampel air liur para pengguna tes akan dikirim ke laboratorium untuk dianalisis. Pihak perusahaan kesehatan tersebut menjanjikan bahwa hasil akan keluar dalam 72 jam.

Melalui sebuah wawancara dengan CNBC, CEO Vault Health Jason Feldman mengatakan bahwa penumpang JetBlue bisa mendapatkan tes dengan harga diskon 143 dollar AS, setara dengan Rp 2.110.251.

Sementara itu, harga normal tes Covid-19 Vault Health berada di angka 150 dollar AS atau Rp 2.213.700.

Tailfin maskapai LCC AS, JetBlue.Dok. JetBlue Tailfin maskapai LCC AS, JetBlue.

“Melalui kemudahan ini, Anda akan mendapatkan hasil pada saat kamu perlu melakukan perjalanan,” ujar Feldman, mengutip Huffpost.

Pihaknya menghabiskan sebagian uang untuk UPS. Hasil tes saat ini diberikan 10 hari kemuduan. Oleh karena itu, pihaknya juga memastikan pelanggan mendapat hasil tes pada waktu yang dibutuhkan untuk bisa naik pesawat.

Baca juga: Bandara di New York akan Dirikan Fasilitas Tes Covid-19

Presiden JetBlue Joanna Geraghty juga mengatakan hal yang sama. Melalui sebuah siaran pers, dia menuturkan bahwa dengan opsi pengujian yang lebih mudah, syarat keselamatan mungkin tidak menghalangi perjalanan.

Halaman:


Sumber Huffpost
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X