Maskapai Ini Sajikan Mi Instan untuk Penumpang Kelas Bisnis

Kompas.com - 16/10/2020, 15:10 WIB
Virgin Australia wikipedia.orgVirgin Australia

KOMPAS.com – Seorang penumpang maskapai penerbangan Virgin Australia (VA) mengunggah pengalamannya usai membayar 2.500 dolar AS, atau Rp 36.878.750 untuk kelas Bisnis.

Melansir nzherald.co.nz, Kamis (15/10/2020), penumpang tersebut mengaku mengambil foto makanan yang disajikan, masing-masing harganya tidak akan lebih dari lima dolar AS.

“Penyajian dua hidangan di VA hari ini. Hidangan 1 – red wine, soda tanpa gula & snack bar. Hidangan 2 – Mi yang luar biasa,” seperti tertera dalam unggahan penumpang tersebut di media sosial, mengutip nzherald.co.nz.

Baca juga: Penumpang First Class Singapore Airlines Temukan Sekrup Dalam Sup

Para pengikutnya mengatakan bahwa hidangan dua menit tersebut merupakan sebuah lelucon dan sangat mengerikan.

OMG saya kira ini adalah lelucon namun sadar bahwa itu benar-benar ada di pesawat,” tutur seorang pengikut.

Sementara itu, pengikut lain mengatakan bahwa hal tersebut sangat mengerikan. Menurutnya, jika seseorang membayar untuk produk premium, maka mereka harus menerima produk premium.

Ada juga pengikut lain yang mengatakan bahwa hidangan tersebuT biasa dia santap sembari belajar sebelum ujian.

Makanan yang seorang penumpang kelas Bisnis terima dalam penerbangan menggunakan Virgin Australia.News.com.au Makanan yang seorang penumpang kelas Bisnis terima dalam penerbangan menggunakan Virgin Australia.

Memo panduan pemberian makanan ringan

Unggahan tersebut muncul setelah seorang kru kabin dilaporkan membeberkan sebuah memo dari manajemen tentang pengurangan pasokan katering.

“Ada sejumlah makanan ringan gratis yang tersedia secara terbatas. Tanpa pengawasan, makanan ringan akan habis dalam beberapa pekan mendatang,” seperti tertera dalam memo tersebut melalui laporan The Australian.

“Untuk mempertahankan penawaran di pesawat saat ini, juga memastikan stok makanan ringan gratis tidak habis sebelum waktunya, panduan berikut berlaku untuk semua penerbangan secara efektif dengan segera,” lanjutnya.

Baca juga: Apa Itu Jet Lag? Tips Seputar Gejala dan Atasi Jet Lag

Memo tersebut mengatakan, penumpang kelas Bisnis akan diberikan satu makanan ringan selama penerbangan.

Sementara itu, para penumpang di kelas Ekonomi diizinkan untuk diberikan makanan ringan jika memintanya.

Ilustrasi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi.

Terkait hal tersebut, Virgin Australia mengklaim bahwa makanan tersebut merupakan cara untuk meminimalisir interaksi antara kru pesawat dan penumpang.

“Keselamatan dan kesejahteraan tamu kami selalu menjadi prioritas utama,” tutur seorang juru bicara maskapai penerbangan tersebut.

“Kami memiliki berbagai langkah keamanan sepanjang penerbangan tamu kami untuk mengurangi risiko yang berkaitan dengan Covid-19, termasuk layanan terbatas di pesawat,” lanjutnya.

Baca juga: Benarkah Sepeda Bisa Dibawa Naik Pesawat Udara?

Dia melanjutkan, layanan tersebut termasuk sebuah makanan ringan dan minuman kepada seluruh penumpang di kedua kabin, dan dirancang untuk meminimalkan kontak antara tamu dan kru pesawat.

Saat permintaan perjalanan mulai meningkat, pihak maskapai sedang menjajaki kemungkinan terkait penawaran kelas Bisnis.

Namun, mereka juga terus memprioritaskan keselamatan dan kesejahteraan para penumpang dan kru pesawat.

“Kami juga membayangkan ulang penawaran katering apa yang akan ditawarkan untuk jangka panjang, dan berharap dapat mengembangkan pengalaman baru untuk menyesuaikan kebutuhan pelanggan,” kata juru bicara tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X