Wisata Kampoeng Kopi Banaran Dikelola Dyandra Promosindo, Sasar Wisatawan Milenial

Kompas.com - 18/10/2020, 17:05 WIB
Pengunjung Kampoeng Kopi Banaran (KKB) tengah menikmati paket wisata petik kopi.  Kampoeng Kopi Banaran terletak di Jalan Raya Bawen-Solo Km 1,5 Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/SYAHRUL MUNIRPengunjung Kampoeng Kopi Banaran (KKB) tengah menikmati paket wisata petik kopi. Kampoeng Kopi Banaran terletak di Jalan Raya Bawen-Solo Km 1,5 Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

KOMPAS.com – Kampoeng Kopi Banaran akan menyasar wisatawan milenial. PT Perkebunan Nusantara IX menggandeng PT Dyandra Promosindo untuk mengelola tempat wisata yang ada di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah itu.

Kerja sama itu diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak, Kamis (15/10/2020).

Penandatangan dilakukan Direktur PTPN IX Tio Handoko dan Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh.

Baca juga: Libur Lebaran, Saatnya Wisata Petik Kopi di Kampoeng Kopi Banaran

Kampoeng Kopi Banaran punya potensi besar. Tapi kami sadar diri, kompetensi PTPN itu di bidang perkebunan (plantation). Tidak didesain untuk pemasaran potensi wisata,” ujar Tio dalam rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (18/10/2020).

Ia melanjutkan, hal itulah yang membuat pihaknya memutuskan berkolaborasi dengan pihak lain yang memiliki jejaring pasar dan pengalaman kuat untuk mengemas serta meningkatkan promosi Kampoeng Kopi Banaran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lokasi Kampoeng Kopi Banaran sendiri ada di samping jalan utama Yogyakarta-Solo-Semarang dan hanya berjarak sekitar 1 kilometer (km) dari Pintu Tol Bawen.

Tempat seluas 40 hektar ini juga menawarkan panorama yang begitu menawan. Pengunjung dapat menyaksikan hamparan perbukitan hijau dan Danau Rawa Pening.

Sasar wisatawan millenial dan kegiatan MICE

Pihak PT Dyandra Promosindo akan mengelola sektor wisata, meliputi pengembangan infrastruktur, makanan-minuman, eduwisata, ekowisata, dan aktivitas outdoor yang diprediksi digemari milenial dan menjadi tren pascapandemi.

Akan dihadirkan pula gelombang kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) atau pertemuan, insentif, konvensi, dan Pameran.

Tidak hanya kopi, wisata edukasi dan wahana petualangan anak juga tersedia di Kampoeng Kopi Banaran di Jl Raya Semarang-Solo Km 35 Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.KOMPAS.COM/SYAHRUL MUNIR Tidak hanya kopi, wisata edukasi dan wahana petualangan anak juga tersedia di Kampoeng Kopi Banaran di Jl Raya Semarang-Solo Km 35 Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Hal itu karena PT Dyandra Promosindo memang telah berpengalaman dalam pelaksanaan event berskala masif, pameran internasional, pengelolaan hotel dan venue selama 26 tahun.

“Kampoeng Kopi Banaran akan di-upgrade sebagai penunjang aktivitas bagi kaum milenial, komunitas, hingga penyelenggaraan kegiatan MICE di Jawa Tengah," kata Hendra.

Baca juga: Wisata Virtual ke 8 Kedai Kopi Legendaris di Jakarta, Ada yang Berdiri Sejak 1878

Pihaknya dalam waktu dekat juga akan melakukan re-branding kopi yang lebih kuat, sehingga saat orang asing bicara tentang kopi di Indonesia, mereka akan berpikir tentang Banaran.

Sebelumnya PT Dyandra Promosindo juga telah bekerja sama dengan PT Bhumyamca Sekawan untuk mengelola kawasan bisnis terpadu bernama Cibis Park di Jakarta Selatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai dari Batik Betawi hingga Boneka Ondel-ondel, Andalan Produk Ekraf Khas Betawi

Mulai dari Batik Betawi hingga Boneka Ondel-ondel, Andalan Produk Ekraf Khas Betawi

BrandzView
Perbedaan Aturan Perjalanan Orang pada SE Satgas Covid-19 Nomor 16 dan Nomor 14

Perbedaan Aturan Perjalanan Orang pada SE Satgas Covid-19 Nomor 16 dan Nomor 14

Travel Update
Pelaku Wisata Gunungkidul Jalani Vaksinasi di Geosite Ngingrong

Pelaku Wisata Gunungkidul Jalani Vaksinasi di Geosite Ngingrong

Travel Update
Tidur Ditemani Kucing, Begini Uniknya Hostel Neko Hatago di Osaka

Tidur Ditemani Kucing, Begini Uniknya Hostel Neko Hatago di Osaka

Jalan Jalan
7 Fakta Menarik Quanzhou, Kota Pelabuhan di China Warisan Dunia UNESCO Terbaru

7 Fakta Menarik Quanzhou, Kota Pelabuhan di China Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Jalan Jalan
Mengenal 4 Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru, Ada Quanzhou di China

Mengenal 4 Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru, Ada Quanzhou di China

Travel Update
Daftar 25 Hotel Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Indonesia Termasuk

Daftar 25 Hotel Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Indonesia Termasuk

Travel Update
Intip Wajah Baru Terminal Penumpang Bandara Pattimura Ambon

Intip Wajah Baru Terminal Penumpang Bandara Pattimura Ambon

Jalan Jalan
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Siasat Pelaku Pariwisata untuk Bertahan

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Siasat Pelaku Pariwisata untuk Bertahan

Travel Update
PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

Travel Update
Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Travel Update
IHGMA Bali Sebut Waktu Pembukaan Pariwisata untuk Turis Asing Penting, Tapi...

IHGMA Bali Sebut Waktu Pembukaan Pariwisata untuk Turis Asing Penting, Tapi...

Travel Update
Ini Skenario Penyambutan Turis Asing di Bali jika Sudah Memungkinkan

Ini Skenario Penyambutan Turis Asing di Bali jika Sudah Memungkinkan

Travel Update
Bali Siapkan Skenario Sambut Turis Asing, Antisipasi jika Perbatasan Dibuka

Bali Siapkan Skenario Sambut Turis Asing, Antisipasi jika Perbatasan Dibuka

Travel Update
1.871 Usaha Pariwisata di Bali Sudah Dapat Sertifikat CHSE

1.871 Usaha Pariwisata di Bali Sudah Dapat Sertifikat CHSE

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X