Kompas.com - 19/10/2020, 11:01 WIB
Model menggunakan tenun ikat sumba di Bukit Wairinding, Waingapu, Sumba Timur, Kamis (11/07/2019).  Bukit Wairinding menjadi Salah satu daya tarik destinasi wisata di Sumba Timur. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOModel menggunakan tenun ikat sumba di Bukit Wairinding, Waingapu, Sumba Timur, Kamis (11/07/2019). Bukit Wairinding menjadi Salah satu daya tarik destinasi wisata di Sumba Timur.

KOMPAS.com - Masyarakat Pulau Sumba memiliki kebiasaan atau tradisi menenun. Tradisi itu bahkan menjadi daya tarik pariwisata sekaligus mengembangkan perekonomian masyarakat setempat.

Saat pulang dari Sumba, biasanya wisatawan akan membawa oleh-oleh berupa tenun ikat Sumba.

Menurut salah satu pemerhati tenun ikat Sumba Jonathan Hani, wisatawan banyak yang bertanya mengapa tenun ikat Sumba menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat setempat.

"Lalu, kenapa hanya ada di Sumba Timur yang motifnya seperti ini, dan di Sumba Barat tidak?" kata dia saat memandu acara Virtual Heritage "Eksotisme Tenun Sumba" yang diselenggarakan Traval.co, Sabtu (18/10/2020).

Baca juga: Yuk, Virtual Traveling Jelajah 8 Budaya, dari Lasem hingga Sumba

Jonathan pun menjelaskan latar belakang untuk menjawab pertanyaan tersebut. Pertama, orang tidak bisa memandang tenun ikat hanya karena seninya saja.

Lanjutnya, orang harus juga melihat tenun ikat Sumba dari sisi antropologi. Alasannya, kata dia, karena tenun ikat Sumba merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kebudayaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu, apa alasan orang Sumba menenun? Jelas Jonathan, jawaban tersebut bisa dirujuk dari periode awal orang Sumba pertama kali menenun sekitar tahun 1800-1900an hingga kini.

Menurut dia, ada tiga alasan mengapa masyarakat Sumba menenun di setiap periode yang berbeda. Simak tiga alasannya berikut ini:

1. Tenun bagian dari ritual persembahan syukur kepada Tuhan

Alasan pertama mengapa orang Sumba menenun adalah sebagai bagian dari ritual persembahan syukur kepada Tuhan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendakian Gunung Prau Batal Buka karena PPKM Darurat Diperpanjang

Pendakian Gunung Prau Batal Buka karena PPKM Darurat Diperpanjang

Travel Update
Pengelola Hutan Pinus Mangunan Siapkan Inovasi untuk Sambut Wisatawan di Tengah Pandemi

Pengelola Hutan Pinus Mangunan Siapkan Inovasi untuk Sambut Wisatawan di Tengah Pandemi

Travel Update
Tempat Wisata di Gunungkidul Masih Tutup Sampai 2 Agustus 2021, Jangan Kecele

Tempat Wisata di Gunungkidul Masih Tutup Sampai 2 Agustus 2021, Jangan Kecele

Travel Update
Ini Dia Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Bansari

Ini Dia Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Bansari

Travel Update
Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Banaran yang Tetap Buka Saat PPKM Darurat Diperpanjang

Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Banaran yang Tetap Buka Saat PPKM Darurat Diperpanjang

Travel Update
Pendakian Gunung Sindoro Tetap Buka Meski PPKM Darurat Diperpanjang, Tapi...

Pendakian Gunung Sindoro Tetap Buka Meski PPKM Darurat Diperpanjang, Tapi...

Travel Update
PPKM Darurat Diperpanjang, Pendakian Gunung Bismo via Silandak Tetap Buka

PPKM Darurat Diperpanjang, Pendakian Gunung Bismo via Silandak Tetap Buka

Travel Update
Syarat Naik KA Lokal, Hanya untuk Sektor Esensial dan Kritikal

Syarat Naik KA Lokal, Hanya untuk Sektor Esensial dan Kritikal

Travel Update
Sambut HUT ke-76 RI, Produk Indonesia Dijual di Pusat Kota Paris

Sambut HUT ke-76 RI, Produk Indonesia Dijual di Pusat Kota Paris

Travel Update
Syarat Naik KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta per 26 Juli 2021

Syarat Naik KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta per 26 Juli 2021

Travel Update
5 Kegiatan Wisata di Geylang Singapura, Puas Kulineran Sampai Kenyang

5 Kegiatan Wisata di Geylang Singapura, Puas Kulineran Sampai Kenyang

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Bismo via Silandak Dibuka Lagi, Ini Syaratnya

Pendakian Gunung Bismo via Silandak Dibuka Lagi, Ini Syaratnya

Travel Update
PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Perpanjang Masa Penutupan

PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Perpanjang Masa Penutupan

Travel Update
Asyik! Pendakian Gunung Bismo akan Dibuka Lagi 26 Juli 2021

Asyik! Pendakian Gunung Bismo akan Dibuka Lagi 26 Juli 2021

Travel Update
Jika PPKM dilonggarkan, Dinas Pariwisata dan Pelaku Wisata Gunungkidul Siap Sambut Wisatawan

Jika PPKM dilonggarkan, Dinas Pariwisata dan Pelaku Wisata Gunungkidul Siap Sambut Wisatawan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X