Kompas.com - 19/10/2020, 15:31 WIB
Marina Bay Sands, Singapura. SHUTTERSTOCK/MOLPIXMarina Bay Sands, Singapura.

KOMPAS.com – Wisatawan Indonesia yang ingin berkunjung atau transit melalui Singapura wajib menjalani tes Covid-19 PCR mulai Senin (19/10/2020).

“Mulai 19 Oktober 2020 pukul 23:59 waktu Singapura (pukul 22:59 WIB), penumpang yang akan berangkat dari Indonesia menuju dan melalui Singapura wajib melampirkan hasil tes Covid-19 PCR,” tulis akun Instagram Singapore Airlines, Minggu (18/10/2020).

Adapun, tes PCR harus diambil dalam kurun waktu 72 jam sebelum keberangkatan. Namun, terdapat pengecualian bagi syarat tes PCR.

Baca juga: Turis Indonesia Bisa Liburan ke Singapura, Apa Syaratnya?

Penumpang berusia di bawah 12 tahun, serta warga negara atau penduduk permanen Singapura tidak perlu melakukan tes PCR.

Bagi mereka yang wajib menjalankan syarat tersebut, berikut ketentuan hasil tes PCR yang telah Kompas.com rangkum, Senin:

  • Memo hasil tes harus dibuat dalam Bahasa Inggris
  • Memo harus menyatakan hasil negatif Covid-19
  • Memo harus memiliki tanggal tes dan tanggal lahir
  • Memo harus memiliki kewarganegaraan, nama seperti yang tertera pada paspor penumpang, dan nomor paspor

Selanjutnya, syarat lain bagi penumpang dari Indonesia adalah mereka wajib menjalani 14 hari Stay-at-Home Notice (SHN) pada fasilitas khusus di Singapura dan menjalani tes Covid-19 sebelum SHN berakhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berlaku untuk wisatawan tertentu

Saat ini, wisatawan Indonesia yang diizinkan berkunjung ke Singapura hanyalah mereka yang ingin melakukan perjalanan bisnis atau kedinasan yang mendesak.

Hal ini berdasarkan Travel Corridor Agreement (TCA) Indonesia dan Singapura yang mulai berlaku pada Senin (26/10/2020).

Baca juga: Seperti Apa Kegiatan MICE di Singapura Selama Pandemi Covid-19?

“Saat ini, short-term visitor belum dapat mengunjungi Singapura. Anda harus memiliki surat perizinan khusus dari pemerintah,” ujar akun Instagram Singapore Airlines dalam kolom komentar unggahan tersebut.

Ilustrasi patung Merlion yang ikonik di Singapura.SHUTTERSTOCK Ilustrasi patung Merlion yang ikonik di Singapura.

Bagi wisatawan Indonesia yang ingin melakukan perjalanan bisnis, berikut syarat lengkapnya:

  1. Melakukan perjalanan dinas, diplomatik yang mendesak, atau perjalanan bisnis esensial
  2. Harus memiliki sposor government agency dan enterprises di Singapura
  3. Wajib mengajukan Safe Travel Pass lantaran kunjungan ke Singapura tidak membutuhkan visa
  4. Keluar-masuk negara dilakukan melalui Batam Center Ferry Terminal Batam dan Bandara Soekarno-Hatta
  5. Tes PCR dilakukan 72 jam sebelum keberangkatan dan pada saat kedatangan di pelabuhan atau bandara. Biaya ditanggung masing-masing
  6. Wajib registrasi di TraceTogether dan SafeEntry selama di Singapura

TCA merupakan bagian dari skema perjalanan jangka pendek Reciprocal Green Lane (RGL) milik Singapura yang memungkinkan penduduk sejumlah negara melakukan bisnis dan tujuan resmi di Singapura.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Telah Batalkan 234 Acara MICE di Singapura

Sebelumnya, RGL hanya berlaku dengan sejumlah negara saja, yakni Brunei Darussalam, Selandia Baru, Australia kecuali negara bagian Victoria, Makau, daratan China, Taiwan, Vietnam, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.

Para pelancong bisnis dari negara-negara tersebut harus berada di negara masing-masing selama 14 hari berturut-turut sebelum tiba di Singapura.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

Travel Update
Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Travel Update
IHGMA Bali Sebut Waktu Pembukaan Pariwisata untuk Turis Asing Penting, Tapi...

IHGMA Bali Sebut Waktu Pembukaan Pariwisata untuk Turis Asing Penting, Tapi...

Travel Update
Ini Skenario Penyambutan Turis Asing di Bali jika Sudah Memungkinkan

Ini Skenario Penyambutan Turis Asing di Bali jika Sudah Memungkinkan

Travel Update
Bali Siapkan Skenario Sambut Turis Asing, Antisipasi jika Perbatasan Dibuka

Bali Siapkan Skenario Sambut Turis Asing, Antisipasi jika Perbatasan Dibuka

Travel Update
1.871 Usaha Pariwisata di Bali Sudah Dapat Sertifikat CHSE

1.871 Usaha Pariwisata di Bali Sudah Dapat Sertifikat CHSE

Travel Update
Pulihkan Pariwisata Pulau Dewata, Bali Sudah Vaksin 3 Juta Warganya

Pulihkan Pariwisata Pulau Dewata, Bali Sudah Vaksin 3 Juta Warganya

Travel Update
Wisata Tutup Selama PPKM, Pemkab Gunungkidul Rencanakan Revisi Target Kunjungan

Wisata Tutup Selama PPKM, Pemkab Gunungkidul Rencanakan Revisi Target Kunjungan

Travel Update
Wisata Bantul Tutup sampai 2 Agustus 2021, Termasuk Pantai Parangtritis

Wisata Bantul Tutup sampai 2 Agustus 2021, Termasuk Pantai Parangtritis

Travel Update
Pembukaan Seluruh Jalur Pendakian Gunung Sindoro Diundur

Pembukaan Seluruh Jalur Pendakian Gunung Sindoro Diundur

Travel Update
Pemkot Batu Akan Beri Insentif kepada Usaha Pariwisata yang Masih Tutup akibat PPKM

Pemkot Batu Akan Beri Insentif kepada Usaha Pariwisata yang Masih Tutup akibat PPKM

Travel Update
Syarat Terbaru Naik KRL, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Syarat Terbaru Naik KRL, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Travel Update
Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Perjalanan Orang dalam Negeri, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Perjalanan Orang dalam Negeri, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Travel Update
Pendakian Gunung Prau Batal Buka karena PPKM Darurat Diperpanjang

Pendakian Gunung Prau Batal Buka karena PPKM Darurat Diperpanjang

Travel Update
Pengelola Hutan Pinus Mangunan Siapkan Inovasi untuk Sambut Wisatawan di Tengah Pandemi

Pengelola Hutan Pinus Mangunan Siapkan Inovasi untuk Sambut Wisatawan di Tengah Pandemi

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X