Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Desa Wisata Cibuntu yang Jadi Juara Tingkat ASEAN

Kompas.com - 20/10/2020, 17:20 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Kahfi Dirga Cahya

Tim Redaksi


KOMPAS.com - Kabupaten Kuningan tidak hanya terkenal akan Gunug Ciremainya yang gagah. Tepat di bawah kaki gunungnya, ada satu desa wisata yang tidak kalah memesona.

Desa itu dikenal dengan nama Desa Wisata Cibuntu. yang terletak di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Pesona dan ragam prestasi yang diraih desa wisata ini pun turut menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dalam akun Instagramnya @ridwankamil, Kang Emil, sapaan akrabnya menyebut bahwa desa ini adalah desa juara di level ASEAN untuk pariwisata.

"Desa yang ikatan sosialnya sangat kompak dan pelestarian alamnya paripurna. Desa Cibuntu adalah desa juara di level Asean untuk pariwisata," tulis Ridwan Kamil dalam akun Instagramnya.

Ucapan Kang Emil tersebut memang terbukti adanya. Desa Wisata Cibuntu pernah menyabet sebagai desa wisata terbaik urutan kelima tingkat ASEAN pada 2016 untuk bidang homestay.

Selain itu, pada 2017, desa ini juga terpilih sebagai desa wisata terbaik peringkat dua di Indonesia dalam perhelatan Community Based Tourism (CBT) Kementerian Pariwisata Indonesia.

Lalu, apa saja yang menarik di Desa Wisata Cibuntu sehingga menjadi idola bagi Gubernur Jawa Barat dan masyarakatnya?

Suasana sejuk di kaki Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu terkenak karena memiliki suasana berhawa dingin dan sejuk. Hal ini karena lokasinya yang berada di bawah kaki Gunung Ciremai.

Baca juga: 251 Desa Wisata Jabar Dikembangkan Secara Bertahap, Targetnya Mendunia

Wisatawan bisa menikmati keindahan alam di desa ini dengan hawa dinginnya. Terlebih dengan pemandangan indah di sekeliling desa berupa hamparan rerumputan hijau membentang di kaki gunung.

Hawa sejuk juga timbul karena adanya Air Terjun Gongseng yang bisa kamu kunjungi di sana.

Warganya ramah terhadap sesama dan alam lingkungan

Selain alam indah dan hawa sejuk yang ada di sana, Desa Wisata Cibuntu juga memesona karena keramahan warganya terhadap sesama manusia dan alam.

Warga desa Cibuntu memang terkenal kompak dalam ikatan sosial sekaligus pelestarian alam lingkungannya.

Hal ini pun sudah dibuktikan Ridwan Kamil pada kunjungannya Sabtu (17/10/2020) dalam acara upacara adat Sedekah Bumi di Desa Cibuntu.

Dalam akun Instagramnya, Ridwan menyebut bahwa kekompakkan itu terwujud dalam upacara Sedekah Bumi.

"Acara Sedekah Bumi, adalah acara adat tasyakur binimah atas segala rezeki dan berkah yang Allah berikan kepada masyarakat Desa Cibuntu," kata dia seperti dikutip akun @ridwankamil.

 

Ilustrasi gunung - Pemandangan Gunung Ciremai dan persawahan.SHUTTERSTOCK / RULI FIRMAN AZIZI Ilustrasi gunung - Pemandangan Gunung Ciremai dan persawahan.

Ragam atraksi wisata

Oleh karena disebut sebagai desa wisata, desa ini pun memiliki ragam aktivitas wisata yang ditawarkan.

Kegiatan wisata yang bisa dilakukan di sini di antaranya berenang dan berkemah. Selain itu, ada juga Air Terjun Gongseng yang tidak boleh terlewat dalam daftar kunjungan.

Baca juga: 5 Kegiatan Menarik yang Bisa Dilakukan di Desa Wisata Cibuntu, Apa Saja?

Apabila ingin merasakan mencicipi air alami yang segar langsung dari mata air, kamu bisa berkunjung ke mata air Kahuripan.

Bagi penikmat trekking, kamu bisa jelajah lebih jauh hingga menemukan sebuah tebing yang letaknya tidak jauh dari Air Terjun Gongseng.

Dekat tebing itu, ada sebuah gazebo yang dibangun masyarakat setempat. Kamu bisa bersantai sembari menikmati pemandangan alam yang ada di sana.

Kampung Kambing nan bersih

Jika biasanya kandang kambing menimbulkan aroma tidak sedap, hal itu tidak akan kamu temukan di Desa Wisata Cibuntu.

Pasalnya, di desa ini ada tempat bernama Kampung Kambing. Tempat ini merupakan kandang khusus yang memiliki lebih dari ribuan kambing.

Namun, lingkungannya tertata rapi dan bersih. Selain itu, hamparan rerumputan luas juga terletak tidak jauh dari perumahan warga.

 

Pemandangan Gunung Ciremai berpadu hamparan sawah di Kuningan, Jawa Barat.shutterstock/abdul mughits47 Pemandangan Gunung Ciremai berpadu hamparan sawah di Kuningan, Jawa Barat.

Ada peninggalan sejarah Hindu Buddha

Selain berwisata alam, kamu juga bisa menikmati wisata budaya serta sejarah di desa ini. Bagi peminat wisata sejarah dan budaya, pasti akan terpesona ketika berkunjung.

Baca juga: Uniknya Desa Wisata Cibuntu, Ada Kampung Kambing yang Bersih

Hal tersebut karena Desa Wisata Cibuntu memiliki arca peninggalan sejarah masa Hindu Buddha yang disebut situs Saurip Kidul, Bujal Dayeuh, dan Hulu Dayeuh.

Bisa menginap di homestay milik warga

Jika kamu ingin berlama-lama di Desa Wisata Cibuntu, tak perlu khawatir, kamu bisa menginap di homestay milik warga.

Desa ini terkenal karena menyabet prestasi sebagai juara kelima pariwisata untuk bidang homestay se-ASEAN.

Jika mengutip ucapan Ridwan Kamil dalam akun Instagramnya, desa ini memiliki total kapasitas menginap untuk 110 wisatawan dewasa atau 300 wisatawan pelajar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

3 Rekomendasi Kafe Kucing di Bandung

3 Rekomendasi Kafe Kucing di Bandung

Jalan Jalan
Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Jalan Jalan
Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Travel Update
Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com