Tips Berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu, Cari Waktu Terbaik

Kompas.com - 22/10/2020, 08:05 WIB
Pertunjukan kesenian tari di Desa Wisata Cibuntu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Dokumentasi Desa Wisata CibuntuPertunjukan kesenian tari di Desa Wisata Cibuntu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

KOMPAS.com - Kabupaten Kuningan memiliki desa wisata yang telah mendunia, yaitu Desa Wisata Cibuntu.

Prestasi yang ditorehkan adalah meraih urutan kelima desa wisata terbaik tingkat ASEAN untuk bidang homestay pada 2016.

Selain itu, pada 2017, desa ini juga berhasil terpilih sebagai desa wisata terbaik peringkat dua di Indonesia dalam perhelatan Community Based Tourism (CBT) Kementerian Pariwisata Indonesia.

Hal yang menarik dari desa wisata ini salah satunya keindahan alam di kaki Gunung Ciremai. Desa ini memiliki Air Terjun Gongseng yang memanjakan dan menyegarkan.

Baca juga: Uniknya Desa Wisata Cibuntu, Ada Kampung Kambing yang Bersih

Tidak sampai di situ, Desa Wisata Cibuntu juga terkenal karena kebersihannya. Terbukti dengan Kandang Kambing yang bersih juga jadi daya tarik wisata yaitu Kampung Kambing.

Berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu dapat dilakukan kapan saja. Namun, ada waktu-waktu tertentu dan beberapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan kunjungan.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Cibuntu Adang memberikan tips- tips berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu:

Acara Sedekah Bumi di Desa Wisata Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat.Dokumentasi Desa Wisata Cibuntu Acara Sedekah Bumi di Desa Wisata Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat.

Memilih waktu yang tepat

Tips pertama yang ia berikan adalah memilih waktu yang tepat untuk berkunjung. Ia mengatakan, wisatawan bisa datang pada saat Desa Wisata Cibuntu memiliki aktivitas atau acara menarik.

"Contohnya pada saat ada aktivitas atau event yang lagi digelar masyarakat lokal. Jadi selain menikmati keindahan alam di obyek, sekaligus mendapatkan dan melihat kebudayaan lokal yang masih kita junjung," kata Adang saat dihubungi Kompas.com, Rabu (21/10/2020).

Salah satu contoh acara itu adalah Sedekah Bumi. Acara ini adalah acara adat syukuran atas segala rezeki dan berkah Tuhan kepada masyarakat Desa Cibuntu.

"Kita lestarikan alam lingkungan lewat acara itu. Tiap tahun diadakan tepatnya bulan Oktober," tambah dia.

Untuk itu, wisatawan yang ingin melihat acara Sedekah Bumi bisa datang ke Desa Wisata Cibuntu pada Oktober setiap tahunnya.

Salah satu hasil kerajinan tangan di Desa Wisata Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat.Dokumentasi Desa Wisata Cibuntu Salah satu hasil kerajinan tangan di Desa Wisata Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat.

Jika datang rombongan, reservasi ke pihak Pokdarwis

Wisatawan yang datang perseorangan atau individu bisa datang dengan membayar tiket masuk langsung di tempat Desa Wisata Cibuntu.

Baca juga: Mengenal Desa Wisata Cibuntu yang Jadi Juara Tingkat ASEAN

Namun, jelas Adang, jika kamu datang rombongan atau kelompok yang membeli paket wisata, bisa berkomunikasi langsung ke Pokdarwis.

"Jadi melakukan reservasi terlebih dahulu dengan pihak Pokdarwis guna mendapatkan informasi dan kejelasannya. Karena Cibuntu ini adalah Desa Wisata, bukan obyek wisata," jelasnya.

Oleh karena itu, wisatawan yang datang rombongan atau dari paket wisata yang menginap di homestay maupun campground, bisa menghubungi marketing Desa Wisata Cibuntu.

Kamu bisa menghubungi nomor kontak Desa Cibuntu untuk info lebih lanjut.

Salah satu kegiatan masyarakat setempat di Desa Wisata Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat.Dokumentasi Desa Wisata Cibuntu Salah satu kegiatan masyarakat setempat di Desa Wisata Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat.

Wajib mengikuti protokol kesehatan

Oleh karena dibuka di masa pandemi atau era adaptasi kebiasaan baru, maka wisatawan wajib mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Setiap pengunjung harus mengenakan masker, menjaga jarak atau menghindari kerumunan, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir.

Selain itu, wisatawan juga disarankan membawa hand sanitizer selama berada di Desa Wisata Cibuntu.

Lebih dari itu, kamu juga harus dalam keadaan sehat artinya tidak menandakan gejala Covid-19 seperti batuk, flu, demam dan lainnya.

Situs Bujal Dayeuh di Desa Wisata Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat.Dokumentasi Desa Wisata Cibuntu Situs Bujal Dayeuh di Desa Wisata Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat.

Membayar tiket wisata tunai maupun transfer

Jika kamu pergi individu atau tidak banyak orang, kamu bisa langsung membayar tiket masuk wisata di tempat atau secara tunai.

Adapun harga tiket masuk Desa Wisata Cibuntu per orangnya Rp 5.000. Jika datang dengan kendaraan pribadi, kamu akan dikenakan biaya parkir.

Untuk sepeda motor harga tiket parkirnya Rp 2.000, dan mobil Rp 5.000.

Baca juga: 5 Kegiatan Menarik yang Bisa Dilakukan di Desa Wisata Cibuntu, Apa Saja?

Apabila kamu datang rombongan grup atau paket wisata, kamu bisa lakukan pembayaran secara tunai maupun transfer.

Selain itu, kamu harus menghubungi terlebih dahulu pihak marketing Desa Wisata Cibuntu untuk mendapatkan informasi dan penjelasannya.

Panorama Desa Wisata Cibuntu di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.Dokumentasi Desa Wisata Cibuntu Panorama Desa Wisata Cibuntu di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Bawa kamera atau gadget

Satu hal yang tidak boleh terlupakan adalah membawa kamera untuk mengabadikan setiap momen di Desa Wisata Cibuntu.

Terlebih jika ada acara menarik ketika kamu datang. Kamu bisa mengabadikan acara itu dan bisa juga mengunggahnya di media sosial sekaligus mempromosikan Desa Wisata Cibuntu.

Keindahan alam di Desa Wisata Cibuntu juga jangan terlupa untuk masuk dalam bidikan kamera. Apabila kamu membawa drone, akan lebih baik karena bisa mengambil lanskap bentang alam Desa Wisata Cibuntu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X