BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif

Lezatnya Santap 4 Kuliner Khas Daerah Ini sambil Traveling di Indonesia

Kompas.com - 22/10/2020, 09:03 WIB
Ilustrasi penjual nasi tepeng di Bali. DOK. SHUTTERSTOCK/ARIYANI TEDJOIlustrasi penjual nasi tepeng di Bali.
|

KOMPAS.com – Siapa tak rindu menjelajah Indonesia dan menikmati segala kuliner khas daerah yang dikunjungi? Bayangkan, Anda berkeliling di daerah yang baru pertama kali didatangi dan menyambangi semua destinasi wisata yang tersedia.

Lalu, di penghujung hari, Anda menikmati kelezatan kuliner daerah tersebut dan ditemani dengan pemandangan indah malam hari. Sebuah kombinasi itinerari yang mungkin menjadi idaman banyak orang saat traveling.

Meskipun saat ini pandemi Covid-19 masih merajalela, hal ini tak dapat dijadikan penghalang untuk tetap memiliki impian menjelajah kelezatan kuliner #DiIndonesiaAja.

Oleh karena itu, sembari menunggu pandemi usai, tak ada salahnya Anda membuat rencana. Nah, untuk membantu Anda membuat rencana wisata kuliner, berikut Kompas.com ulas empat makanan khas dari empat daerah berbeda.

1. Kalio baluik asal Padang

Saat mendengar kata Padang, satu makanan yang mungkin ada di benak Anda adalah rendang, bukan? Rendang memang menjadi primadona kuliner di Tanah Minang. Namun, selagi Anda berkunjung ke daerah ini, ada baiknya mencoba kuliner lain, seperti kalio baluik.

Pada dasarnya, kalio baluik adalah rendang yang belum jadi. Keduanya pun menggunakan bumbu dasar yang relatif sama.

Saat kalio baluik dihidangkan di meja, dalam seketika Anda akan mencium aroma karamel yang menggugah selera. Ditemani sepiring nasi hangat, kalio baluik pun siap disantap. Untuk pengalaman makan yang lebih nikmat, cobalah santap kalio baluik menggunakan tangan.

Dengan begitu, Anda bisa merasakan sendiri dengan jari-jari betapa pekat bumbu yang membalut daging kalio.

Berbeda dengan rendang, kalio baluik memiliki tekstur yang sedikit lengket dan basah. Dengan tekstur ini, Anda akan merasakan kelembutan daging sapi di dalam mulut.

Ilustrasi kalio baluik khas Padang.DOK. SHUTTERSTOCK Ilustrasi kalio baluik khas Padang.

Perihal bahan utama, kalio baluik memang kerap menggunakan daging sapi dan ayam.

Namun, ada pula kreasi lain yang dihadirkan dengan menggunakan bahan utama belut, bebek, jengkol, hati, limpa, dan bahkan daun singkong.

Saat berada di Padang, Anda akan relatif mudah menemukan hidangan ini, baik di restoran besar atau rumah makan pinggir jalan.

2. Asam pedas baung khas Kepri

Bergeser agak ke timur, Anda bisa menjelajah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Lokasinya yang dikelilingi perairan membuat daerah ini kaya akan kuliner ikan. Salah satu kuliner yang wajib dicoba saat menjelajah Kepri adalah asam pedas baung.

Baung merupakan nama ikan air tawar yang memiliki perawakan seperti lele atau patin. Teksturnya yang lembut membuat ikan ini cocok untuk disantap dengan kuah asam pedas.

Sebagai informasi, kuliner asam pedas memang menjadi salah satu makanan khas daerah Melayu.

Ilustrasi asam pedas baung khas Kepulauan Riau.DOK. SHUTTERSTOCK Ilustrasi asam pedas baung khas Kepulauan Riau.

Aroma bumbu rempah dari hidangan ini akan menguar saat baru dihidangkan. Kenikmatan menyantap ikan baung juga semakin terasa selagi hangat-hangatnya. Dagingnya yang lembut dan tidak berduri membuat bumbu kuah asam pedas cepat menyerap ke dalam daging.

Saat menyantap hidangan kuliner khas Kepri ini, jangan lupa campurkan kuah asam pedas pada nasi. Dengan begitu, cita rasa asam pedas yang kuat menjadi pas dan siap menggoyang lidah Anda.

Di Kepri, beberapa rumah makan yang menghadirkan menu ini di antaranya Asam Pedas Warisan (Batam), Ikan Asam Pedas Windsor (Batam), dan Gerai Asam Pedas Sedjak Tahoen 1942 (Tanjung Pinang).

3. Odading asli Bandung

“Odading Mang Oleh. Mmmm rasanya seperti Anda menjadi Iron Man. Belilah odading Mang Oleh…”

Akrab dengan kalimat di atas? Ya, semenjak postingan pria bernama Ade Londok ini viral di media sosial beberapa waktu lalu, odading menjadi terkenal dan kian dicari masyarakat.

Kuliner Bandung ini pada dasarnya merupakan roti yang digoreng. Meskipun banyak yang menyebut odading mirip dengan cakue, nyatanya kedua penganan ini berbeda dari segi bentuk, rasa, dan tekstur.

Dari segi bentuk, odading berwujud kotak menggelembung. Saat menyantap odading, sebaiknya dilakukan selagi hangat. Pasalnya, rasa manis dan tekstur lembut roti ini akan semakin terasa. Sebagai peneman hidangan, teh hangat tawar atau manis bisa dijadikan pilihan.

Berburu odading di Bandung tidak terlalu sulit. Pasalnya, jajanan ini dijual di warung kaki lima yang tersebar di pinggir jalan.

Ingin pengalaman santap odading yang lebih seru? Coba saja datang ke Odading Mang Soleh yang berada di Jalan Baranangsiang Nomor 5, Kelurahan Kebun Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.

Setelah menyantap kenikmatan odading asli Bandung, Anda pun siap menjelajah Kota Kembang.

Ilustrasi odading khas Bandung.DOK. SHUTTERSTOCK Ilustrasi odading khas Bandung.

4. Nasi tepeng dari Bali

Traveling #DiIndonesiaAja kurang lengkap rasanya bila tak menyambangi Pulau Bali. Sebagai salah satu destinasi andalan Tanah Air, Bali mempunyai ragam destinasi wisata menarik yang wajib dikunjungi.

Tak hanya itu, Pulau Dewata juga menyimpan ragam kuliner khas yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung.

Salah satu kuliner yang wajib Anda coba adalah nasi tepeng khas Gianyar. Berdasarkan namanya, nasi ini kaya akan bumbu rempah yang kerap disebut dengan bumbu basa genap. Hal inilah yang membuat nasi tepeng mempunyai cita rasa unik.

Dari segi tekstur, nasinya cukup lembek bila dibandingkan nasi pada umumnya. Dalam satu sajian nasi tepeng, Anda juga akan dihidangkan berbagai sayuran sebagai pelengkap, seperti kacang panjang, kacang merah, nangka muda, terong, daun kelor, dan kelapa parut.

Tak hanya itu, terkadang nasi tepeng juga dilengkapi dengan telur dan suwiran daging ayam. Dengan rasa bumbu yang khas, nasi tepeng akan lebih nikmat kala disantap selagi hangat.

Untuk menemukan nasi tepeng di Bali, tampaknya Anda harus pergi ke Gianyar untuk cita rasa asli. Di sana, terdapat banyak warung makan yang menyediakan kuliner ini, salah satunya di Pasar Senggol.

Pasar Senggol terletak tak jauh dari Pasar Umum Gianyar. Di sana, Anda bisa merasakan kenikmatan nasi tepeng dengan harga Rp 10.000 per porsi. Setelah menyantap hidangan tersebut, Anda pun siap untuk kembali menjelajah indahnya pesona Bali.

Itulah empat rekomendasi kuliner Nusantara yang wajib Anda coba bila berkunjung ke Padang, Kepri, Bandung, dan Bali.

Saat berkunjung, jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Hal itu sesuai standar Cleanliness, Health, Safety, dan Environmental Sustainability (CHSE) agar berwisata #DiIndonesiaAja jadi lebih nyaman dan tenang.

Yuk, cicipi cita rasa khas kuliner Nusantara. Buat pengalaman berwisata lebih sempurna dengan menjajal ragam kuliner khas tiap destinasi wisata. Anda bisa klik tautan ini untuk mendapatkan itinerari wisata kuliner menarik yang ada di seluruh Indonesia.

Siap mengeksplorasi destinasi dan kuliner Indonesia?


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya