Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Kompas.com - 22/10/2020, 17:30 WIB
Ilustrasi Hotel dengan Protokol Kesehatan. Dok. Puskompublik KemenparekrafIlustrasi Hotel dengan Protokol Kesehatan.

Tingkatkan okupansi hotel

Adanya pergerakan orang pada libur panjang, Herman harap dapat meningkatkan okupansi hotel--tidak hanya di Puncak, Bogor, dan Bandung, juga di area lainnya di Jabar.

“Okupansi September menurun. Oktober diharapkan ada peningkatan karena libur panjang,” tutur Herman.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Jabar, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel pada Agustus 2020 mencapai 34,95 persen.

Jika dibandingkan dengan Juli, TPK mengalami kenaikan 7,78 poin dari 27,17 persen. Herman mengungkapkan, okupansi hotel di Jabar pada September berada di angka 15 – 20 persen.

“Hotel bintang agak lebih baik dari hotel melati. Hotel bintang di atas 20 persen, sedangkan hotel melati di bawah 15 persen,” ujar Herman.

Baca juga: Harga Tiket dan Cara Menuju Curug Malela, The Little Niagara Bandung Barat

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X