Kompas.com - 23/10/2020, 16:04 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah akan membagikan diskon paket wisata tahun depan, salah satunya kepada wisatawan nusantara (wisnus). Besaran angkanya yaitu Rp 2,35 juta per orang dan akan disalurkan berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Pengamat pariwisata sekaligus Guru Besar Ilmu Pariwisata Universitas Udayana Bali I Gede Pitana mengapresiasi kebijakan itu dan menilai sebagai langkah tepat di masa pandemi.

Namun, ia juga memberikan sedikit catatan agar diskon atau subsidi tersebut jelas maksud dan tujuannya.

Dirinya mengkhawatirkan efektivitas dari pemberian dana yang proses penyalurannya berdasarkan NIK.

Baca juga: Libur Panjang, Wisatawan Diminta Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19

"Jadi ketika kita memberikan subsidi itu ada berbagai teori. Satu subsidi merata. Kedua, subsidi targeted, dan ketiga, subsidi memihak," kata Pitana saat dihubungi Kompas.com, Kamis (22/10/2020).

Teori pertama pemberian subsidi memiliki tujuan untuk memberikan perataan ke seluruh lapisan masyarakat.

Itu berarti semua penduduk di negara tersebut akan mendapatkan subsidi pemerintah, tanpa terkecuali.

Suasana ramai wisatawan di Puncak Sosok, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, sebelum pandemi Covid-19.Dokumentasi Puncak Sosok Suasana ramai wisatawan di Puncak Sosok, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, sebelum pandemi Covid-19.

"Kalau subsidi merata, misalnya petani di kampung ini kita berikan pupuk 5 kilogram, semua diberikan. Yang kaya diberikan, yang miskin diberikan, yang gak punya tanah juga diberikan. Itu keadilan dalam arti sama rata, tapi seringnya gak efektif," ujar Pitana.

Teori kedua atau subsidi targeted memiliki jelas. Gambaran konsepnya, diskon wisata seharusnya diberikan hanya bagi mereka yang ingin berwisata.

"Makannya, saya tanya lagi filosofi di balik pemberian dana ini apa. Apakah semuanya akan dikasih, tapi apakah itu efektif dan sebagainya," imbuh dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam HariĀ 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam HariĀ 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.