Astindo: Penerapan Protokol Kesehatan Dongkrak Pariwisata Domestik

Kompas.com - 24/10/2020, 21:05 WIB
Jam Gadang, bangunan ikonik di Bukittinggi. SHUTTERSTOCK/KIWIGRAPHY STUDIOJam Gadang, bangunan ikonik di Bukittinggi.

KOMPAS.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan program penerapan protokol kesehatan CHSE.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno mengingatkan, penerapan protokol kesehatan harus benar-benar dilakukan pelaku industri pariwisata guna mendongkrak pariwisata domestik saat ini.

“Destinasi wisata harus persiapkan diri untuk meyakinkan pengunjung. Bagaimana caranya? Dengan protokol kesehatan CHSE benar-benar diterapkan, jangan cuma pas iklan saja tapi beneran,” katanya.

Baca juga: Hutan Pinus Samparona di Baubau Buka Lagi, Terapkan Protokol Kesehatan

Hal tersebut disampaikan oleh Pauline dalam TravelCast, podcast Kompas.com kanal Travel bertajuk “Update Industri Pariwisata bersama Astindo”, Kamis (22/10/2020).

Untuk perhotelan, jika sudah mempersiapkan diri dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, maka para tamu tidak perlu membersihkan ulang kamar yang disinggahi.

Sementara untuk area kuliner pinggir jalan, Pauline mengucapkan bahwa mereka juga perlu ditata dan dibenahi guna membuat nyaman wisatawan yang akan berlibur selama pandemi Covid-19.

Sebagai contoh, Pauline mengungkapkan soal area kuliner pinggir jalan yang menyajikan makanan lokal dan menjadi daya tarik khas destinasi wisata tersebut.

“Selama ini kita lihat mereka (pedagang) tangan yang menyajikan makanan dan ambil uang sama, tidak cuci tangan dan tidak pakai sarung tangan,” ujar Pauline.

“Misal ambil nasi campur tidak pakai sendok, langsung pakai tangan ke piring. Ini harus diperbaiki supaya orang percaya diri cicipi kuliner lokal dengan kebersihan yang sudah terjaga,” lanjutnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X