Kompas.com - 26/10/2020, 12:10 WIB
Tempat wisata di Peru - Machu Picchu. SHUTTERSTOCK / padchasTempat wisata di Peru - Machu Picchu.

KOMPAS.com – Peru melanjutkan kembali lebih banyak penerbangan internasional pada musim gugur ini sembari membuka perbatasan negara secara bertahap.

Melansir Lonely Planet, Jumat (23/10/2020), mulai 1 November 2020 negara tersebut akan mengizinkan penerbangan internasional dari 25 kota di seluruh dunia serta membuka kembali Machu Picchu.

Pada Senin (5/10/2020), Peru memulai kembali penerbangan dengan tujuh negara tetangga di Amerika Selatan.

Kini, mereka tengah bersiap-siap untuk menyambut kembali lebih banyak wisatawan saat tempat wisata utama dibuka kembali.

Baca juga: Cerita Satu-satunya Turis Asing yang Boleh Masuk Machu Picchu Peru

Hari ini, badan pariwisata negara tersebut mengumumkan bahwa mereka akan melanjutkan penerbangan ke 25 kota di Amerika Utara, Tengah, dan Selatan.

Sementara penerbangan ke Lima akan diizinkan dari Los Angeles, New York, Atlanta, Miami, Houston dan Toronto, serta Buenos Aires, Mexico City, Sao Paulo, dan lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Tempat wisata di Peru - Kota Aguas Calientes yang kerap dilintasi oleh wisatawan yang hendak berkunjung ke Machu Picchu, Peru.SHUTTERSTOCK / Leo McGilly Tempat wisata di Peru - Kota Aguas Calientes yang kerap dilintasi oleh wisatawan yang hendak berkunjung ke Machu Picchu, Peru.

Dibuka secara terbatas

Penerbangan ke Eropa akan ditambahkan dalam jadwal meski banyak negara di sana tengah mengalami gelombang kedua kasus Covid-19.

Kendati Peru melanjutkan kembali penerbangan ke sejumlah tempat tersebut, mereka tidak akan dibuka kepada semuanya.

Saat ini, Chili masih belum membuka kembali perbatasan negara. Alhasil, hanya warga dan penduduk Chili saja yang diizinkan untuk bepergian.

Syarat liburan ke Peru

Untuk memasuki Peru, syarat-syarat yang dibutuhkan sangat ketat. Wisatawan harus menunjukkan hasil negatif tes PCR yang diambil tidak lebih dari 72 jam sebelum keberangkatan.

Para penumpang juga harus menandatangani pernyataan yang menyatakan bahwa mereka setuju untuk mematuhi karantina wajib 14 hari.

Baca juga: Keajaiban Alam Pegunungan Pelangi Ternyata Juga Ada di Peru

Selanjutnya, mereka juga harus mengonfirmasi bahwa mereka bebas dari gejala Covid-19. Penutup wajah dan masker pun wajib digunakan di bandara.

Pertokoan di Peru sudah diizinkan untuk buka pada awal Oktober dengan kapasitas maksimal 60 persen. Operator tur juga dapat memulai kembali bisnis mereka.

Machu Pichu akan menyambut kembali wisatawan pada 1 November dengan kapasitas maksimal 30 persen.

Sementara itu, museum dan situs arkeologi lainnya di Peru dapat beroperasi kembali dengan kapasitas 50 persen. Mereka juga wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.