Puncak Bogor Diprediksi Macet, Ini Alternatif Wisata Lain di Jabar

Kompas.com - 28/10/2020, 21:07 WIB
Sejumlah kendaraan roda empat terlihat memadati Jalan Raya Puncak Bogor, Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/10/2020) siang. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSejumlah kendaraan roda empat terlihat memadati Jalan Raya Puncak Bogor, Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/10/2020) siang.

KOMPAS.comKawasan Puncak di Kabupaten Bogor sudah memiliki pasar wisatawan sendiri yang menyebabkan sejumlah jalur kerap mengalami kemacetan meski bukan hari libur.

Kawasan puncak pun diprediksi terjadi kemacetan saat libur panjang akhir Oktober 2020.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jabar Iwan Darmawan.

“Kawasan Puncak sudah punya pasar yang loyal. Volume kendaraan lebih tinggi, kemacetan pasti terjadi," katanya kepada Kompas.com, Rabu (28/10/2020).

Oleh karena itu, Iwan menyebut Masih banyak destinasi wisata di Jawa Barat yang lebih menarik dan bisa dikunjungi saat libur panjang, plus memiliki suasana mirip Puncak Bogor.

Lantas, di mana saja alternatif wisata selaian Puncak?

Baca juga: Catat, 5 Desa Wisata di Subang

1. Ciater, Subang

Iwan melanjutkan, jika wisatawan ingin merasakan udara dingin khas Puncak, kawasan Ciater di Kabupaten Subang menawarkan udara yang tidak kalah sejuk.

Untuk menuju ke sana pun aksesnya cukup mudah. Pengunjung bisa masuk melalui Tol Cipali dan keluar di pintu Tol Subang.

“Dari pintu Tol ke kawasan Ciater cuma 35 menit. Alihkan ke daerah lain untuk mengurangi persoalan-persoalan lain di Puncak. Kondisinya sama, daya tariknya sama,” ujar Iwan.

Adapun, Ciater menawarkan sejumlah pilihan tempat wisata menarik seperti Pemandian Air Panas Ciater di Desa Nagrak dan Curug Cibareubeuy di Desa Cibeusi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X