PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

Kompas.com - 29/10/2020, 13:01 WIB
ILUSTRASI - Kamar hotel Shutterstock/August_0802ILUSTRASI - Kamar hotel

“Penerapan protokol kesehatan sangat ketat karena kami tidak main-main. Bagi yang sudah disertifikasi, kalau ada pelanggaran bisa dicabut,” ungkap Rai.

Dia mengatakan bahwa saat ini adanya sertifikasi pada hotel merupakan hal yang paling dicari operator tur dan wisatawan.

Hotel-hotel yang sudah disertifikasi memberi wisatawan rasa percaya diri untuk liburan dan bermalam di Bali.

“Ada pelanggaran dari salah satu hotel. Kami peringatkan pemiliknya. Dia adakan acara, tamu pada saat itu sedang makan dan minum tapi pelayan tidak menggunakan masker atau penutup wajah, ini bahaya,” ucap Rai.

Baca juga: Desa Wisata Penglipuran Bali Buka Lagi Setelah 8 Bulan Tutup

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Bali pada Agustus adalah 3,68 persen.

Sementara TPK pada Juli adalah 2,57 persen dan Juni adalah 2,07 persen. Kompas.com coba mencari TPK hotel nonbintang dan TPK hotel di Bali secara keseluruhan, tetapi tidak mendapatkan data terkait.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X