Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Kompas.com - 29/10/2020, 16:04 WIB
Ilustrasi hotel SHUTTERSTOCKIlustrasi hotel


KOMPAS.com - Libur panjang akhir Oktober 2020 berdampak positif bagi sektor perhotelan di Kabupaten Malang.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Malang Bambang Christianto mengatakan, per hari ini, Kamis (29/10/2020) tingkat okupansi hotel di Kabupaten Malang mencapai 60-70 persen.

"Kalau untuk long weekend seperti ini, berkisar antara 60-70 persen. Ini informasi per hari ini ya. Biasanya, ini kan awal-awal libur ya. Nah, nanti puncaknya itu pada waktu Sabtu," kata Bambang saat dihubungi Kompas.com, Kamis (29/10/2020).

Peningkatan okupansi yang signifikan pada libur panjang kali ini, lanjut dia, diperkirakan karena masyarakat yang sudah bosan tidak berekreasi selama berbulan-bulan akibat pandemi.

Baca juga: Hotel Tugu Malang Tawarkan Paket Bersepeda Jalur Kota dan Perbukitan

Bambang juga memaparkan okupansi hotel Kabupaten Malang pada Oktober. Pada hari biasa, rata-rata tingkat okupansi hotel sebesar 10-20 persen, sedangkan pada akhir pekan sebesar 40-60 persen.

"Ini rata-rata seluruh hotel ya. Kita tanya di teman-teman hotel bintang tiga, kemudian bintang dua, dan bintang empat, itu okupansi rata-rata sama kisaran antara 40-60 persen untuk weekend," tuturnya.

Prediksi sampai hari Minggu okupansi hotel bisa capai 85 persen

Bambang melanjutkan, ia sudah memprediksi peningkatan okupansi yang tinggi akan tercapai pada Minggu (1/11/2020).

"Prediksi beberapa hari ke depan di Hari Minggu bisa sekitar 85 persen, tapi ada beberapa hotel yang memang menjalankan gak semua kamar dibuka ya, dibatasi. Tetap protokol kesehatan tetap dijalankan karena itu tetap dalam pantauan Dinas Kesehatan," ujar dia.

Meski terdapat peningkatan okupansi pada libur panjang kali ini, Bambang memperkirakan bahwa sektor hotel masih kalah geliat pariwisatanya jika dibandingkan tempat wisata dan kuliner.

Ilustrasi Malang - Jembatan Bajul Mati yang terletak dekat dengan Pantai Bajul Mati di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.SHUTTERSTOCK / raditya Ilustrasi Malang - Jembatan Bajul Mati yang terletak dekat dengan Pantai Bajul Mati di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.

Menurut dia, hal ini dikarenakan orang sudah jenuh berada di rumah dan ingin segera rekreasi ke tempat wisata maupun kuliner.

"Mereka itu datang, berangkat pagi hari, kemudian kuliner, ke tempat wisata. Kemudian, sore atau malamnya dia balik. Nah, dengan adanya long weekend, ini nanti membludaknya di hari Sabtu atau Minggunya, karena akan menjadi satu dengan tamu yang tidak stay di hotel," ungkap dia.

Baca juga: Bus Malang CIty Tour Akan Beroperasi Lagi Tahun 2021

Terlebih, lanjut dia, semua tempat wisata sudah dipastikan buka kembali di Kabupaten Malang. Pembukaan tempat wisata di Kabupaten Malang juga dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X