Wisatawan China Bisa Berkunjung ke Singapura Mulai 6 November 2020

Kompas.com - 01/11/2020, 13:04 WIB
Ikon wisata Singapura, Taman Merlion di distrik Marina Bay yang biasanya ramai dipadati turis terlihat sepi, Sabtu sore (11/04/2020). Hanya terlihat segelintir warga yang sedang berlari sore. Untuk melawan pandemi corona terutama kasus infeksi domestik yang melonjak, Singapura mengumumkan kebijakan circuit breaker atau separuh lockdown sejak Selasa (07/04/2020). Warga diminta berdiam diri di rumah dan hanya keluar untuk keperluan darurat atau esensial seperti berbelanja atau membeli makanan. Berolahraga masih diizinkan jika dilakukan sendiri atau dengan penghuni serumah dan jarak minimal 1 meter dijaga antara individu ke individu KOMPAS.com/ ERICSSEN Ikon wisata Singapura, Taman Merlion di distrik Marina Bay yang biasanya ramai dipadati turis terlihat sepi, Sabtu sore (11/04/2020). Hanya terlihat segelintir warga yang sedang berlari sore. Untuk melawan pandemi corona terutama kasus infeksi domestik yang melonjak, Singapura mengumumkan kebijakan circuit breaker atau separuh lockdown sejak Selasa (07/04/2020). Warga diminta berdiam diri di rumah dan hanya keluar untuk keperluan darurat atau esensial seperti berbelanja atau membeli makanan. Berolahraga masih diizinkan jika dilakukan sendiri atau dengan penghuni serumah dan jarak minimal 1 meter dijaga antara individu ke individu

KOMPAS.com – Wisatawan asal China kembali bisa berkunjung ke Singapura mulai Jumat (6/11/2020).

Meski begitu, mereka harus mengajukan izin terlebih dahulu 14 hari sebelum tiba di Singapura. Setibanya di bandara Singapura, wisatwan juga wajib melakukan tes usap.

Setelah itu, mereka diperbolehkan berkeliling Singapura tanpa harus melakukan karantina selama 14 hari dengan catatan hasil tes usap negatif Covid-19.

Baca juga: Penerbangan Terpanjang di Dunia Kembali Hadir, Rutenya Singapura-New York

Singapura sendiri bukan satu-satunya negara yang mengizinkan wisatawan asal Negeri Tirai Bambu berkunjung.

Sebelumnya, Jepang telah mengizinkan warga China berkunjung. Thailand pun telah mengizinkan dua penerbangan yang mengangkut wisatawan dari China dengan visa khusus turis.

Namun, kebijakan Singapura tersebut sampai saat ini belum mendapatkan timbal balik dari China.

Wisata Gardens by the Bay, Singapura. SHUTTERSTOCK/MANJIK Wisata Gardens by the Bay, Singapura.

“Kami menyambut baik kebijakan keluar-masuk beberapa negara terkait situasi pandemi sekarang ini,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin, Jumat (30/10/2020) dilansir dari Antara, Minggu (1/11/2020).

Pihaknya pun siap bekerja sama dengan Singapura untuk memerangi Covid-19 dan tengah mengatur kebijakan yang tepat terkait pertukaran antarmasyarakat kedua negara.

Baca juga: Wisata Terbaru di Singapura, Naik ke Atas Pohon Tertinggi Gardens by The Bay

Sementara itu, pandemi Covid-19 memang menjadi pukulan telak bagi industri pariwisata di seluruh dunia.

Organisasi Pariwisata Dunia (WTO) memperkirakan pariwisata global akan pulih pada kuartal ketiga tahun 2020. Namun, beberapa pengamat memberkirakan industri pariwisata dunia baru pulih pada 2022.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X