Libur Panjang, 455 Calon Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test

Kompas.com - 02/11/2020, 09:15 WIB
Sejumlah wisatawan berada di kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jateng, Rabu (28/10/2020). Memasuki musim libur panjang kali ini  wisatawan dari berbagai daerah mulai mengunjungi kawasan wisata candi Borobudur meskipun tidak diperbolehkan menaiki candi dan hanya dibatasi hanya 3.000 pengunjung per hari. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/aww. ANIS EFIZUDINSejumlah wisatawan berada di kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jateng, Rabu (28/10/2020). Memasuki musim libur panjang kali ini wisatawan dari berbagai daerah mulai mengunjungi kawasan wisata candi Borobudur meskipun tidak diperbolehkan menaiki candi dan hanya dibatasi hanya 3.000 pengunjung per hari. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/aww.

KOMPAS.com – PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko telah melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 pada libur panjang Rabu (28/10/2020) sampai Minggu (1/11/2020).

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan rapid test acak bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Candi Borobudur, sehingga dapat dilakukan pencegahan lebih awal.

Adapun, jalannya rapid test acak selama periode libur panjang itu dilakukan petugas dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah.

Baca juga: 2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

“Tes yang dulakukan secara acak tersebut mengambil sampel darah 455 wisatawan yang akan berkunjung,” kata Sekretaris PT TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Emilia Eny Utari dilansir Antara, Senin (2/11/2020).

Ia melanjutkan, tes tidak dilakukan pada wisatawan yang telah masuk ke dalam kawasan wisata candi. Pelaksanaan tes juga dilakukan di Touris Information Center Borobudur yang lokasinya 1 kilometer (km) dari Taman Wisata Candi Borobudur.

“Kami klarifikasi dan tegaskan bahwa beberapa orang yang positif Covid-19 kemarin bukan wisatawan yang sudah masuk kawasan taman wisata candi. Namun, baru akan ke Candi Borobudur dan sudah tersampling oleh petugas,” ujar Emilia.

Ilustrasi Candi Borobudur di Magelang, Jawa TengahDokumentasi Biro Komunikasi Kemenparekraf Ilustrasi Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah

Selain melakukan rapid test acak, pihaknya juga terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat, sehingga wisatawan tak perlu khawatir berkunjung ke Candi Borobudur.

“Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan dalam melakukan kunjungan wisata,” imbuh dia.

Baca juga: Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Emilia pun menyampaikan bahwa pihaknya mendukung kesiapan petugas dalam mengawal libur panjang kemarin dan berharap semua tetap sehat.

Berwisata saat pandemi, pengunjung tetap harus mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti wajib memakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, dan tidak bepergian ketika sakit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X