Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Turki dan Arab Saudi Diprediksi Jadi Destinasi Outbound Warga Indonesia

Kompas.com - 03/11/2020, 14:31 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Negara Turki dan Arab Saudi diprediksi akan jadi destinasi utama outbound masyarakat Indonesia selama pandemi.

Pasalnya, Arab Saudi sudah membuka kembali akses ibadah Umrah. Ada sekitar 300 jemaah dari Indonesia yang berhasil diberangkatkan untuk Umrah pada Minggu (1/11/2020).

Menurut Sekretaris Jenderal Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Pauline Suharno, kebanyakan jemaah adalah mereka yang sudah memberikan deposit ke travel agent sebelum pandemi.

Baca juga: Cerita Grup Indonesia ke Turki Saat New Normal, Seperti Liburan Pribadi

“Pengelola tour operator Umrah ini memang banyak yang tertunda. Travel agent juga agak rumit karena mereka ingin tamu yang sudah deposit itu enggak dikembalikan tapi hanya ditunda,” kata Pauline saat dihubungi Kompas.com, Selasa (3/11/2020).

Jemaah umrah asal Indonesia yang berangkat pada Minggu (1/11/2020).Dokumentasi Amphuri Jemaah umrah asal Indonesia yang berangkat pada Minggu (1/11/2020).

Kebanyak jemaah yang berangkat, imbuh dia, adalah mereka yang sudah tertunda perjalanan Umrah-nya. Jadi ketika Umrah diizinkan, ketika para jamaah bersedia, maka langsung diberangkatkan.

Tak perlu syarat rumit

Sementara Turki merupakan salah satu negara yang telah membuka akses untuk turis mancanegara, salah satunya Indonesia sejak Juni 2020.

Baca juga: Dubai Buka Lagi untuk Wisata, Ini 6 Syarat Liburan untuk Wisatawan

Menurut Pauline, sudah ada beberapa grup perjalanan yang pergi ke Turki, walaupun belum terlalu banyak. Salah satu alasannya karena Turki tak menetapkan syarat yang rumit untuk turis mancanegara.

“Turki enggak perlu PCR untuk masuk, enggak perlu rapid test. Naik Turkish Airlines pun enggak perlu PCR. Hanya balik ke Indonesia yang perlu PCR jadi enggak terlalu memberatkan,” kata Pauline.

Ilustrasi Dubai - Hotel Burj Al Arab.SHUTTERSTOCK / JAG_CZ Ilustrasi Dubai - Hotel Burj Al Arab.

Selain itu, Turki juga termasuk destinasi yang cukup terjangkau. Banyak paket wisata yang menawarkan harga ekonomis untuk wisatawan.

Pauline mencontohkan, ada beberapa travel agent yang bahkan menawarkan paket sekitar Rp 14 juta all in untuk 6-7 hari di Turki.

Menghindari negara yang rumit dan mahal

Selain Turki, Dubai juga jadi negara yang telah membuka pintu pariwisatanya pada turis mancanegara. Namun, tak banyak orang Indonesia yang berkunjung ke Dubai.

Salah satu alasannya, Dubai menetapkan aturan yang cukup rumit untuk turis mancanegara. Mereka diharuskan melakukan tes PCR hingga tiga kali untuk bisa berkunjung ke sana.

“Sebelum naik pesawat Emirates perlu PCR. Setiba di Dubai perlu PCR lagi, walaupun gratis ya kalau Dubai. Terus sebelum kembali ke Indonesia pun perlu PCR lagi,” sambung Pauline.

Selain itu, Dubai juga bisa dibilang jadi salah satu destinasi yang cukup mahal. Jika dibandingkan dengan Turki, maka harga liburan di Dubai jelas lebih tinggi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Travel Update
Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Travel Update
Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Travel Update
Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com