Kompas.com - 04/11/2020, 09:16 WIB
Suasana Orchid Forest, Lembang, Bandung, Rabu (1/7/2018). KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIASuasana Orchid Forest, Lembang, Bandung, Rabu (1/7/2018).


KOMPAS.com – Kunjungan wisatawan ke daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) meningkat hingga 30 persen selama masa libur panjang 28 Oktober – 1 November 2020.

Berdasarkan data yang Kompas.com peroleh dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bandung Barat, ada 25.293 wisatawan yang masuk pada masa libur panjang ke tiga tempat wisata di KBB.

Pertama adalah Orchid Forest yang mencatat total kunjungan sebanyak 10.294 kunjungan selama periode tersebut. Jumlah kunjungan terbanyak ada pada tanggal 29 Oktober 2020 dengan jumlah 2.808 kunjungan.

Sementara pada tanggal 28 Oktober, jumlah kunjungan ke Orchid Forest mencapai 1.218 kunjungan. Lalu di tanggal 30 Oktober jumlah kunjungannya mencapai 2.140 kunjungan.

Baca juga: Libur Panjang, Okupansi Hotel di Jawa Barat Naik hingga 55 Persen

Pada tanggal 31 Oktober, Orchid Forest dikunjungi oleh 2.453 orang dan pada 1 November tempat wisata ini mendapat 1.675 kunjungan.

Selain Orchid Forest, ada juga The Great Asia Afrika (TGAA) yang memiliki total pengunjung paling banyak di antara tiga tempat wisata lain yang datanya sudah tercatat yakni mencapai 14.189 kunjungan selama lima hari libur panjang tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada 28 Oktober, TGAA mendapatkan 1.789 kunjungan. Sementara pada 29 Oktober, jumlah kunjungannya mencapai 3.586 sekaligus jadi yang terbanyak di antara hari lainnya.

 

Tampak depan miniatur Gerbang Torii yang berada di area Jepang, Great Asia Afrika, Bandung, Jumat (17/1/2020).kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampak depan miniatur Gerbang Torii yang berada di area Jepang, Great Asia Afrika, Bandung, Jumat (17/1/2020).

Lalu pada 30 Oktober, jumlah kunjungan mencapai 3.057 kunjungan. Pada 31 Oktober ada 3.325 kunjungan dan pada 1 November tempat wisata ini mendapatkan 2.432 kunjungan.

Tempat wisata terakhir yang datanya sudah tercatat adalah Curug Malela dengan total kunjungan 810 selama masa liburan panjang. Ada 79 kunjungan yang tercatat pada 28 Oktober.

Lalu pada 29 Oktober, tercatat ada 312 kunjungan, sekaligus jadi yang tertinggi pada periode liburan panjang ini. Kemudian pada 30 Oktober ada 69 kunjungan, dan pada 31 Oktober ada 140 kunjungan. Sementara pada 1 November, jumlah kunjungannya mencapai 210 orang.

Baca juga: Wisatawan ke Jabar Capai 79.000 Saat Libur Panjang, Wisata Alam Jadi Favorit

Selain tiga tempat wisata tersebut, menurut Kepala Seksi Promosi Dinas Pariwisata KBB Edo Endrawan, lainnya belum memberikan data yang pasti.

“Memang biasanya lama ya. Untuk yang sudah masuk baru itu saja. Sisanya masih berupa perkiraan,” kata Edo ketika dihubungi Kompas.com, Senin (2/11/2020).

Menurut data perkiraan yang diberikan Edo pada Kompas.com, tempat wisata Floating Market diprediksi mendapatkan sekitar 3.500-4.000 kunjungan per hari.

Ada juga Farm House diprediksi mendapatkan sekitar 2.000-3.000 kunjungan per hari. Sementara The Ranch diprediksi mendapatkan sekitar 500-700 kunjungan per hari.

 

Pemandangan Curug Malela, curug hits mirip Niagara Amerika. Lokasinya ada di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.Dokumentasi Curug Malela Pemandangan Curug Malela, curug hits mirip Niagara Amerika. Lokasinya ada di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Kunjungan ke restoran

Selain tempat wisata, ada juga data kunjungan ke restoran di kawasan KBB. Ada tiga restoran yang datanya sudah tercatat. Pertama yakni Tahu Susu Lembang yang mendapatkan total 1.600 kunjungan selama lima hari.

 

Pada 28 Oktober, restoran tersebut mendapatkan 200 kunjungan. Lalu pada 29 Oktober ada 913 kunjungan dan pada 30 Oktober ada 400 kunjungan. Sementara pada 31 Oktober ada 500 kunjungan, serta pada 1 November ada 150 kunjungan.

Selain itu ada juga Kampung Daun Galery and Culture Resto. Pada 28 Oktober, ada 575 kunjungan. Lalu pada 29 Oktober terdapat 913 kunjungan sekaligus jadi jumlah tertinggi selama periode liburan.

Sementara pada 30 Oktober, ada 807 kunjungan dan pada 31 Oktober ada 809 kunjungan. Kemudian pada 1 November ada 588 kunjungan.

Terakhir adalah Sapu Lidi Resto yang mencatat 150 kunjungan pada 28 Oktober. Lalu pada 29 dan 30 Oktober terdapat 145 kunjungan. Sementara pada 31 Oktober terdapat 140 kunjungan, dan 1 November ada 145 kunjungan.

Dari data tersebut, terlihat bahwa puncak mobilitas wisatawan terjadi paling tinggi pada tanggal 29 Oktober.

Jika ditotal dari seluruh kunjungan destinasi yang ada di KBB, Edo memprediksi ada total sekitar 165.000 wisatawan yang berkunjung ke sana. Jumlah tersebut masih berupa prediksi karena beberapa destinasi belum menyerahkan data pasti kepada Dinas Pariwisata KBB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.