Kompas.com - 05/11/2020, 20:18 WIB
Pencahayaan alami di The Tiing Hotel nicbrunsdon.comPencahayaan alami di The Tiing Hotel

 

The Tiing Hotel berlokasi dekat dengan desa nelayan, membuatnya terasa sangat tradisional Bali. Saat berkunjung ke sana, Brunsdon mengingat sempat melihat orang-orang lokal pergi melaut dengan perahu kayu tradisional dan pulang membawa 50 kilogram ikan tuna.

Untuk merayakan Tejakula dan Bali, Brunsdon dan studio lokal Manguning mendesain hotel ini menggunakan beton dan bambu lokal.

“Berkeliling di sekitar pulau, ada banyak sekali lempengan dan kolom beton. Sebagian besarnya disangga oleh bambu,” tutur Brunsdon.

Hal itu dapat terlihat dari dindingnya yang unik. Dinding bertekstur tersebut dibuat dengan cara menempatkan batang bambu ke dalam beton cair, membuatnya jadi ciri khas The Tiing Hotel. Tiing sendiri memang berarti bambu.

Sejauh ini, Bali masih menutup akses untuk wisatawan mancanegara hingga awal 2021. Namun, ketika pariwisata kembali aktif, Brunsdon merasa lokasi Tiing yang ada di luar jalur turis biasanya akan sangat menarik untuk para turis.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X