Kompas.com - 06/11/2020, 08:17 WIB
Ilustrasi piknik bersama keluarga. Dok. Shutterstock/ Jack FrogIlustrasi piknik bersama keluarga.

KOMPAS.com – Sejak kasus positif Covid-19 pertama kali ditemukan di Indonesia pada Maret 2020, banyak masyarakat enggan berwisata untuk menghindari potensi terinfeksi.

Namun beberapa waktu belakangan, mobilitas masyarakat yang berlibur mulai terlihat, salah satunya aktivitas piknik.

Apabila ingin piknik dalam waktu dekat, terdapat sejumlah tips agar kegiatan berwisata tetap aman dari Covid-19.

“Cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak bukan lagi imbauan tapi kewajiban yang tidak bisa ditawar. Jangan pakai fasilitas seperti mainan anak-anak yang berpotensi (menularkan Covid-19),” kata Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia Hermawan Saputra kepada Kompas.com, Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Pilihan 5 Tempat Piknik di Jakarta, Cocok untuk Akhir Pekan

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut tujuh tips aman saat berpiknik dengan keluarga di tengah pandemi Covid-19 yang telah Kompas.com rangkum, Rabu (4/11/2020):

  • Siapkan perlengkapan yang memadai

Ilustrasi vitamin D disebut dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi virus corona yang menyebabkan Covid-19.SHUTTERSTOCK/Alrandir Ilustrasi vitamin D disebut dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi virus corona yang menyebabkan Covid-19.

Dalam mempersiapkan barang-barang bawaan untuk piknik, Hermawan menyarankan agar calon wisatawan selalu membawa multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

Untuk masker, jika jenis yang digunakan adalah masker bedah maka selama piknik para wisatawan harus membawa persediaan lebih banyak lantaran masker bedah hanya untuk sekali pakai.

Sementara untuk masker kain, masker berlapis sangat direkomendasikan agar lebih aman dari Covid-19. Setelah digunakan juga disarankan untuk segera dicuci.

  • Siapkan makanan dari rumah

Sebelum hendak berpiknik ria, ada baiknya makanan dipersiapkan terlebih dahulu untuk menghindari pembelian makanan di tempat piknik.

Menurut Hermawan, makanan yang disiapkan sendiri lebih baik ketimbang harus mampir ke restoran atau pusat kuliner publik.

Jika terpaksa mampir ke restoran, pastikan bahwa tempat makan tersebut terjamin kebersihannya. Mulai dari pelayanan hingga penyajian makanan.

 

Ilustrasi pakaian berantakanshutterstock Ilustrasi pakaian berantakan

  • Gunakan pakaian yang mudah dicuci

Hermawan menuturkan, pakaian yang digunakan selama piknik di tengah pandemi Covid-19 sebaiknya adalah pakaian yang mudah dibersihkan.

“Baju yang tidak gampang lengket atau nempel cairan-cairan yang susah dibersihkan. Gunakan bahan-bahan yang gampang dibersihkan dan gampang kering,” ujarnya.

Baca juga: Wisata Bukit Kubu Berastagi, Piknik Keluarga di Taman Hotel Tua

  • Hindari tempat ramai

Jika ingin piknik dengan keluarga, pilihan tempat yang tepat adalah area yang hanya diisi oleh anggota keluarga wisatawan.

Hermawan menyarankan agar calon wisatawan menghindari pusat keramaian, tempat hiburan publik, atau tempat wisata publik.

“Kalau harus piknik, ya terdekat. Harus utamakan (tempat hanya) keluarga saja,” tutur Hermawan.

ilustrasi alat makanPIXABAY/LAURATARA ilustrasi alat makan

  • Bawa alat makan sendiri

Selain membawa makanan sendiri, Hermawan menyarankan agar para calon wisatawan membawa alat makan sendiri selama piknik nanti.

Alat makan sendiri menghindari wisatawan saling berbagi dengan orang lain, sehingga mencegah terjadinya penularan Covid-19.

 

Bianglala di Budapest bernama Budapest Eye, Hungaria.PIXABAY / Marian_Jaslovsky Bianglala di Budapest bernama Budapest Eye, Hungaria.

  • Tidak menggunakan fasilitas publik

Hermawan tidak menampik apabila pemilihan tempat wisata yang benar-benar privat mungkin akan cukup sulit.

Apabila wisatawan terpaksa melakukan piknik di tempat publik, ada baiknya mereka tidak menggunakan fasilitas hiburan seperti mainan anak-anak.

Baca juga: Paket Wisata Candi Ratu Boko Tahun 2020: Piknik hingga Outbond

“Itu bergantian penggunaannya. Dalam waktu yang dekat tanpa ada waktu untuk dibersihkan walau wisatawan dibatasi. Sulit dijaga karena ada potensi droplet yang sangat tinggi,” ungkap Hermawan.

  • Istirahat sepulang piknik

Menurut Hermawan, biasanya orang-orang akan merasa lelah atau badan terasa linu sepulang berlibur. Apabila muncul gejala pilek, batuk, atau gejala ringan Covid-19, ada baiknya istiraha terlebih dahulu.

“Di rumah saja. Kuatkan daya tahan tubuh baru beraktivitas, jangan dipaksakan. Pulihkan badan, baru berkantor atau beraktivitas,” pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X