Bali Uji Coba Shuttle Bus Listrik ke Tempat Wisata

Kompas.com - 06/11/2020, 19:21 WIB
Shuttle bus listrik di Bali yang akan melayani wisatawan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju beberapa tempat wisata. dok. Dinas Perhubungan Provinsi BaliShuttle bus listrik di Bali yang akan melayani wisatawan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju beberapa tempat wisata.

KOMPAS.com – Perusahaan Umum Pengangkut Penumpang Djakarta (Perum PPD) melakukan uji coba shuttle bus ke kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) di Bali pada Jumat (6/11/2020).

Berdasarkan keterangan pers yang Kompas.com terima, uji coba dilakukan lantaran Pemprov Bali secara bertahap mulai mengantisipasi kebutuhan angkutan dari bandara menuju KSPN.

Adapun, implementasi kendaraan listrik berbasis baterai untuk kendaraan umum diprakarsai oleh Dinas Perhubungan Bali yang didukung oleh Ditjen Perhubungan Darat.

Baca juga: Hotel di Bali Sabet Penghargaan Desain Hotel Terbaik Tahun 2020

Mereka juga menggandeng PT PPD-Perusda Bali dan PT INKA. Selama masa percobaan, moda transportasi massal tersebut akan melayani lima trayek pariwisata.

Pelaksanaan layanan angkutan KSPN di Bali merupakan bentuk dukungan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diharapkan dapat lebih mengangkat kawasan-kawasan pariwisata di Indonesia.

Direktur Utama Perum PPD menuturkan, bus KSPN diharap dapat memulihkan dan meningkatkan kembali pariwisata dan perekonomian Bali.

Ramah lingkungan

Penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai tersebut merupakan langkah Perum PPD untuk mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh penggunaan kendaraan pribadi.

Selain itu, kendaraan tersebut juga dapat dijadikan sebagai pilihan alternatif wisatawan lokal, wisatawan nusantara (wisnus), maupun wisatawan mancanegara (wisman) yang liburan di Bali.

Beda halnya dengan bus atau angkutan umum lainnya, shuttle bus listrik hanya akan berhenti pada sejumlah titik tertentu, serta tidak akan menaik-turunkan penumpang selain di tempat yang telah disediakan.

Baca juga: Pengunjung Pura Ulun Danu Bali Capai 5.000-an Selama Libur Panjang

Selama tahap uji coba, shuttle bus rencananya hanya akan melayani wilayah Kota Denpasar untuk sementara waktu.

Kendaraan yang merupakan bentuk implementasi Pergub Bali No. 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai memiliki sejumlah keunggulan.

Beberapa di antaranya adalah suaranya yang tidak bising, serta tidak ada residu berupa asap atau gas buangan yang menyebabkan polusi.

Untuk tahap selanjutnya, Pemprov Bali akan mendorong pemanfaatan shuttle bus listrik untuk dioperasikan pada lintasan Trans Metro Dewata yang melalui perkotaan Denpasar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X