Kompas.com - 07/11/2020, 11:11 WIB
Logo baru PT Kereta Api Indonesia (Persero). Dok PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) Logo baru PT Kereta Api Indonesia (Persero).

KOMPAS.com – Beberapa waktu lalu, sebuah unggahan di Twitter sempat viral soal harga makanan di kereta api jarak jauh yakni Rp 45.000 untuk paket nasi goreng dan minuman.

Manager Marketing Communication and Event Organizer PT Reska Multi Usaha Decil Christianto menuturkan, penumpang tidak perlu kaget lantaran mereka bisa cek harga terlebih dahulu.

Baca juga: Mau Naik Kereta Api? Ini Cara Beli Tiket KA Offline dan Online

“Sebenarnya bisa cek secara online, download aplikasi LokoMart atau akses situsnya,” kata dia kepada Kompas.com, Jumat (6/11/2020).

Decil melanjutkan, para pemegang tiket kereta api bisa memeriksa harga dan melakukan pemesanan secara online dengan langkah-langkah berikut:

  • Memiliki tiket kereta api
  • Unduh aplikasi LokoMart atau akses situs lokomart.id
  • Masukkan kode pemesanan tiket kereta api di bagian yang sudah tersedia
  • Daftar menu beserta harga bisa langsung dilihat dan dipesan

Namun, Decil menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut baru bisa dilakukan saat kereta api yang dikendarai sudah berangkat atau sedang dalam perjalanan.

“Dicek setelah naik kereta api. Bisa juga tanya petugas untuk meminta buku menu,” kata Decil.

Untuk mengetahui harga menu dan melakukan pemesanan secara langsung saat berada di kereta api, kamu bisa mengikuti langkah berikut:

  • Minta buku menu ke pramugari atau pramugara yang sedang bertugas, atau berkunjung langsung ke Kereta Makan yang memiliki buku menu
  • Setelah melihat harga dan melakukan pemesanan, petugas kereta api akan melakukan konfirmasi
  • Lakukan transaksi pembayaran
  • Petugas akan memberikan setruk sebagai bukti transaksi pembayaran
  • Nikmati menu yang telah dipesan

Bawa bekal sendiri

Bagi yang ingin menghemat uang, Decil menuturkan bahwa pihaknya menyediakan menu alternatif yakni makanan ringan dengan kisaran harga Rp 15.000.

Selain itu, dia juga menyarankan agar penumpang membawa bekal sendiri saat naik kereta api jika enggan mengeluarkan uang.

“Setau say,a tidak ada larangan untuk membawa makanan ke kereta. (Jenis) makanan tergantung dari masing-masing,” pungkasnya.

Baca juga: Catat, Protokol Kesehatan Naik Kereta Api dari Jakarta

Sebelumnya, seorang pengguna Twitter @dehallusinate mengeluhkan harga makanan di kereta api jarak jauh yang menuturnya cukup mahal.

Dengan harga Rp 45.000, mengutip Kompas.com, Senin (2/11/2020), dia mendapatkan nasi goreng dengan potongan ayam goreng dan telur ceplok goreng serta minuman Fruit Tea.

“Udah hampir setahun gak naek kereta jarak jauh, dan skrg kaget ktika makan suruh bayar 45rb (utk nasi goreng ayam + minum 1 botol fruit tea) #ptkainaikhaji fyi: kereta nya KA kahuripan (ekonomi) @KAI121 seriusan ini cara pricing nya gini skrg? List menu harga mana?” tulis akun tersebut mengawali sebuah utas yang ia buat.

Baca juga: Panduan Lengkap Refund Tiket Mudik Kereta Api

Sementara itu, pada unggahan lain dia memberi saran agar harga makanan yang dijual di kereta api disesuaikan dengan harga tiket.

Keluhan soal harga makanan pun menuai pro dan kontra dari sejumlah pengguna Twitter lainnya. Salah satunya datang dari @auliaahsan_ yang menuturkan bahwa dirinya kerap membawa bekal dari rumah.

“Dulu jaman kuliah sering ga ada uang dan kalo kepepet ya bawa bekal dr rumah atau bungkus nasi sebelum masuk kereta, karena ya emg aku nyadar kalo disana mahal. Kadang tau diri itu penting sih drpd asal protes mulu, masih mending disana ada makan kl kepepet drpd gaada sm sekali,” ujarnya.

Ada juga akun @WeningAA yang menyarankan agar penumpang bertanya terlebih dahulu sebelum memesan makanan agar tidak terkejut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Travel Update
85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

Travel Update
Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Travel Update
Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Travel Update
Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Travel Update
Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Jalan Jalan
ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

Travel Update
 Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Travel Update
PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

Travel Update
Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Travel Tips
Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Travel Update
Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Travel Update
Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Travel Update
Warga Jakarta, Ada Bazar Hampers Produk Ekraf Gratis Ongkir

Warga Jakarta, Ada Bazar Hampers Produk Ekraf Gratis Ongkir

Travel Promo
PHRI Banyuwangi: Kita Belum Vaksinasi Covid-19

PHRI Banyuwangi: Kita Belum Vaksinasi Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X