Kompas.com - 09/11/2020, 17:05 WIB
Dusun Butuh di Magelang yang mendapat julukan Nepal van Java. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYADusun Butuh di Magelang yang mendapat julukan Nepal van Java.

KOMPAS.com – Senin (19/10/2020), Wisata Nepal van Java di Dusun Butuh, Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ditutup sementara waktu untuk melakukan pembenahan terhadap sejumlah fasilitas.

Kendati demikian, Kepala Dusun Butuh Lilik Setiyawan mengatakan bahwa Nepal dari Jawa kini sudah dibuka kembali sejak Sabtu (7/11/2020). Lantas, apa saja hal baru yang ada di sana?

Baca juga: Panduan Transportasi Umum Menuju Nepal van Java dari Jakarta

“Pembenahan ikon Dusun Butuh, yakni Patung Naga dan gardu pandang di bawah dan di atas Dusun Butuh,” kata dia kepada Kompas.com, Senin (9/11/2020).

Untuk gardu pandang, wisatawan harus membayar Rp 3.000 untuk gardu pandang di bawah Dusun Butuh. Untuk gardu pandang yang berada di atas, tarifnya Rp 5.000.

Dia melanjutkan, Patung Naga yang sudah dibenahi kini dijadikan sebagai spot selfie terbaru yang dapat dimanfaatkan pengunjung secara gratis.

“(Kegiatan wisata) petik sayur bisa dilakukan kalau pas ada yang siap panen. (Kegiatan menginap di homestay) bisa. Harga kisaran Rp 100.000–Rp 200.000, tergantung fasilitas yang membedakan,” ujar Lilik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 7 Tips Berkunjung ke Nepal van Java di Dusun Butuh, Magelang

Tidak hanya itu, kini warga setempat menambahkan lokasi baru untuk parkir mobil di sebelah barat Dusun Butuh. Perumahan warga pun dicat kembali agar terlihat lebih segar.

Sebelumnya, wisatawan tidak perlu membayar tiket masuk saat berkunjung ke Nepal van Java. Mereka hanya perlu membayar parkir sepeda motor sebesar Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000.

“Tiket retribusi jadi Rp 8.000, parkir motor Rp 3.000, dan mobil Rp 10.000,” ujar Lilik.

Dusun Butuh di Magelang dengan Julukan Nepal van Java.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Dusun Butuh di Magelang dengan Julukan Nepal van Java.

Adapun, Nepal van Java yang merupakan julukan dari Dusun Butuh terletak di Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Julukan itu disematkan kepada Dusun Butuh karena lokasi dusun yang ada di lereng gunung, sehingga rumah penduduk tampak bertumpuk seperti di Nepal.

Baca juga: Asyik, Nepal van Java di Dusun Butuh Dibuka Kembali

Dengan pengambilan gambar menggunakan drone, Dusun Butuh benar-benar mirip dengan Nepal. Jika Nepal ada di lereng Gunung Everest, maka Nepal van Java ada di lereng Gunung Sumbing.

Selain menjadi tempat wisata, Dusun Butuh juga menjadi salah satu gerbang pendakian menuju puncak Gunung Sumbung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.