Kompas.com - 10/11/2020, 10:50 WIB
Gunung Merapi. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAGunung Merapi.

KOMPAS.com – Sebanyak 24 tempat wisata di Magelang yang berada di sekitar Gunung Merapi diimbau untuk ditutup dengan segera hingga waktu yang belum ditentukan.

“Iya tutup karena memang Gunung Merapi sudah status Siaga, Level III,” kata Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Ita Kusmawati, kepada Kompas.com, Selasa (10/11/2020).

Adapun, penutupan sementara didasari oleh surat imbauan yang menindaklanjuti Surat Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Nomor 338/287.1 tanggal 6 November 2020.

Baca juga: Berwisata ke Silancur Highland Magelang, Ini Panduan Lengkapnya

Surat tersebut berdasarkan surat dari Kepala Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Nomor 523/45/BGV.KG./2020 tanggal 5 November 2020 tentang Perningkatan Status Aktivitas Gunung Merapi dari Waspada (Level II) ke Siaga (Level III).

“Para pengelola usaha pariwisata di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Merapi wajib menghentikan sementara seluruh kegiatan wisata termasuk jalur pendakian ke puncak Gunung Merapi,” seperti tertera dalam surat tersebut.

Selain itu, surat yang ditandatangani oleh Plt Kepala Disparpora Kabupaten Magelang Iwan Sutiarso juga mengimbau agar pengelola tempat wisata selalu memberi informasi terkait peningkatan status aktivitas Gunung Merapi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Nepal van Java Buka Lagi, Apa Saja yang Baru?

Mereka juga diimbau untuk siap siaga, waspada, serta melakukan langkah antisipasi dan mitigasi bencana dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Kegiatan wisata sekecil apa pun tidak boleh. Nanti tunggu sampai status Gunung Merapi turun,” ujar Ita.

Sejumlah Umat Buddha keluar dari Candi Sewu saat prosesi Sarana Puja Waisak di Candi Sewu, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (18/5/2019). ANTARA FOTO/ALOYSIUS JAROT NUGROHO Sejumlah Umat Buddha keluar dari Candi Sewu saat prosesi Sarana Puja Waisak di Candi Sewu, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (18/5/2019).
Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut daftar 24 tempat wisata di sekitar Gunung Merapi di Kabupaten Magelang yang diimbau untuk ditutup dengan segera:

  1. Ketep Pass
  2. Air Terjun Kedungkayang
  3. Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan
  4. Pendakian atau trekking Gunung Merapi
  5. Bukit Gununggono, Kecamatan Dukun
  6. Desa Wisata Banyubiru, Kecamatan Dukun
  7. Desa Wisata Sumber
  8. Desa Wisata Ketep
  9. Top Selfie Kragilan
  10. Situs Candi Pendem
  11. Situs Candi Asu
  12. Situs Candi Lumbung
  13. Taman Doa Gantang
  14. Wisata Alam Gunung Gupak
  15. Wisata Alam Jurang Jero
  16. Wisata Alam Grenden
  17. Jembatan Jokowi
  18. Jembatan Gantung Polkadot
  19. Museum Van Lith
  20. Desa Wisata Tamanagung
  21. Agrowisata Salak Nglumut
  22. Kolam Renang Tirta Mitra Sejati
  23. Kolam Renang Kemiren
  24. Taman Nasional Gunung Merapi

Bagi wisatawan yang masih akan tetap berwisata ke sejumlah area di sekitar Gunung Merapi, Ita mengimbau agar mereka tunda dulu kegiatan tersebut hingga status kembali aman.

“Dengan adanya surat itu, diharap dari biro-biro perjalanan sudah menyebarluaskan informasi. Jadi untuk sementara bisa wisata ke tempat lain di Kabupaten Magelang,” pungkas Ita.

 

Wisata Hutan Pinus Kragilan di Magelang yang Instagramable.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Wisata Hutan Pinus Kragilan di Magelang yang Instagramable.
Status Gunung Merapi

Berdasarkan data yang dikutip dari Kompas.com, Jumat (30/10/2020), Gunung Merapi mengalami 167 kali gempa embusan dalam rentang 16-20 Oktober 2020.

Selanjutnya 63 kali gempa vulkanik dangkal, 433 gempa fase banyak, 23 gempa frekuensi rendah, 170 kali gempa guguran, dan 16 kali gempa tektonik.

Sementara pada 23–19 Oktober, dilaporkan terjadi 81 kali gempa vulkanik dangkal, 864 kali gempa fase banyak, 10 kali gempa frekuensi rendah, 367 kali gempa guguran, dan tujuh kali gempa tektonik.

Baca juga: Grojogan Kapuhan Magelang, Tempat Wisata Baru Mirip Air Terjun

Untuk data terbaru, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat terjadi guguran lava di Gunung Merapi pada Minggu (8/11/2020) pukul 12:50 WIB.

Mengutip Kompas.com, Minggu, jarak luncur guguran 3.000 meter dan mengarah ke arah Barat. Namun, guguran tidak disertai dengan awan panas.

"Kejadian guguran seperti ini biasa terjadi. Apalagi saat ada kenaikan aktivitas Gunung Merapi seperti sekarang ini," kata Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

Travel Update
PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

Travel Update
Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Jalan Jalan
Penerbangan Misterius di Korea Selatan Laris Manis, Ditumpangi Belasan Ribu Penumpang

Penerbangan Misterius di Korea Selatan Laris Manis, Ditumpangi Belasan Ribu Penumpang

Travel Update
Jangan Nekat, Wisatawan Jakarta Dilarang ke Bandung Selama Sepekan

Jangan Nekat, Wisatawan Jakarta Dilarang ke Bandung Selama Sepekan

Travel Update
Malindo Air Mulai Uji Coba IATA Travel Pass

Malindo Air Mulai Uji Coba IATA Travel Pass

Travel Update
Paket Wisata Vaksin, Turis Indonesia Berkesempatan Dapat Vaksin Covid-19 di AS

Paket Wisata Vaksin, Turis Indonesia Berkesempatan Dapat Vaksin Covid-19 di AS

Travel Update
4 Aktivitas Seru Saat Wisata ke Taman Langit Malang

4 Aktivitas Seru Saat Wisata ke Taman Langit Malang

Jalan Jalan
30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

Jalan Jalan
8 Desa Wisata di Sumba Timur NTT, Cocok untuk Wisata Alam dan Budaya

8 Desa Wisata di Sumba Timur NTT, Cocok untuk Wisata Alam dan Budaya

Travel Update
Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Travel Update
AirAsia Beri Promo Gratis Bagasi 15 Kilogram, Ini Caranya

AirAsia Beri Promo Gratis Bagasi 15 Kilogram, Ini Caranya

Travel Promo
Asyik! Wisatawan Indonesia Sudah Bisa Liburan ke Perancis

Asyik! Wisatawan Indonesia Sudah Bisa Liburan ke Perancis

Travel Update
Jam Buka dan Harga Tiket Kebun Binatang Jurug Kota Solo 2021, Ada Diskon

Jam Buka dan Harga Tiket Kebun Binatang Jurug Kota Solo 2021, Ada Diskon

Jalan Jalan
5 Tempat Wisata Malang Terbaru 2021, Cocok Dikunjungi Saat Akhir Pekan

5 Tempat Wisata Malang Terbaru 2021, Cocok Dikunjungi Saat Akhir Pekan

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X