Australia Akan Buka Perbatasan untuk Turis Asing, Ada Prioritas

Kompas.com - 10/11/2020, 15:45 WIB
Ilustrasi Australia - Pantai Bondi di Sydney. SHUTTERSTOCKIlustrasi Australia - Pantai Bondi di Sydney.


KOMPAS.com – Setelah berbulan-bulan menutup perbatasannya, Australia kembali membuka diri untuk turis asing.

Seperti dilansir Travel Daily Media, Acting Immigration Minister Australia Alan Tudge telah mengonfirmasi bahwa Australia sedang berusaha untuk membuka kembali perbatasan mereka untuk wisatawan internasional dengan "perlahan tapi aman".

“Pertama kami berusaha untuk membawa masuk migran terampil untuk sementara, tapi dengan sistem prioritas,” kata Tudge.

Baca juga: Tunggu Vaksin , Australia Pilih Buka Perbatasan Internasional Akhir 2021

Selain itu, pemerintah Australia juga sudah mulai melakukan perjanjian soal travel bubble dengan Selandia Baru. Para turis tidak perlu melakukan karantina.

Menurut Tudge, ini jadi salah satu langkah yang sangat signifikan. Perkembangan terbaru mengindikasikan adanya pencabutan secara betahap beberapa pembatasan perjalanan yang ketat.

Pencabutan tersebut dilakukan seiring dengan usaha menangani pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Selandia Baru merupakan negara yang paling sering dikunjungi masyarakat Australia di akhir tahun berdasarkan data pada Juni 2019.

Selain Selandia Baru, Tudge juga mengonfirmasi bahwa pemerintah sedang bekerja menuju kebijakan “perjalanan bebas karantina” dengan negara-negara lain.

Singapura dan Australia telah mengembangkan koridor perjalanan. Hal itu memungkinkan para wisatawan untuk tidak lagi melakukan karantina jika sudah dinyatakan negatif Covid-19.

Baca juga: Australia-Selandia Baru Terapkan Travel Bubble Mulai 16 Oktober 2020

Warga Australia juga bisa pergi ke Jepang, Fiji, dan Thailand sesegera mungkin setelah aturan mengenai outbound dicabut.

Negara-negara tersebut sedang dalam proses pembukaan kembali perbatasan mereka untuk negara-negara yang penularan virusnya rendah di tingkat komunitas.

Sementara itu, Tudge juga memberikan pernyataan bahwa Australia bisa saja membuka kembali akses mereka untuk area Asia Pasifik dalam beberapa bulan ke depan. Orang-orang Australia juga bisa menghabiskan liburan mereka pada 2021 di luar Australia.

Sebelumnya, larangan perjalanan telah diberlakukan sejak 20 Maret 2020. Masyarakat Australia harus memiliki pengecualian yang diberikan oleh Department of Home Affairs untuk bisa keluar dari Australia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X