Kompas.com - 13/11/2020, 08:24 WIB
ILUSTRASI - Turis asing di Nusa Penida, Bali. Dok. Biro Komunikasi Publik KemenparekrafILUSTRASI - Turis asing di Nusa Penida, Bali.

KOMPAS.com - Beberapa waktu belakangan terdengar kabar bahwa Pemprov Bali akan membuka kembali penerbangan internasional pada 1 Desember 2020.

Menanggapi hal tersebut, Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I Taufan Yudhistira menuturkan, penerbangan internasional melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai memang sudah dibuka.

"Tapi, hanya terbatas sesuai Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 26. (Sementara) untuk wisatawan memang belum buka," katanya kepada Kompas.com, Kamis (12/11/2020).

Baca juga: Catat, Rute Shuttle Bus Listrik di Bali Menuju Tempat Wisata

Adapun Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal Dalan Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Melalui Permenkumham tersebut, hanya warga negara asing (WNA) yang melakukan perjalanan bisnis saja yang diizinkan memasuki wilayah Indonesia.

Sementara bagi wisatawan mancanegara (wisman), hingga saat ini mereka masih belum diizinkan memasuki Nusantara.

Baca juga: Itinerary 2 Hari 1 Malam di Bangli Bali, Ada Bukit Mende yang Eksotis

Berbicara tentang isu yang beredar, Taufan menegaskan, rencana pembukaan penerbangan internasional bagi wisman masih dalam pembahasan.

"Penerbangan internasional buka hanya sangat terbatas sesuai Permenkumham. Rencana 1 Desember 2020 tidak ada," jelasnya.

ILUSTRASI - Bandara Ngurah RaiDok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf ILUSTRASI - Bandara Ngurah Rai

Tanggapan Sekda Pemprov Bali

Melansir Tribun Bali, Senin (9/11/2020), Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Bali Dewa Made Indra mengutarakan hal yang sama.

Saat ini, rencana pembukaan tersebut hanya sebatas kajian-kajian antara pemerintah pusat dan daerah.

"Yang melakukan kajian ini kan nanti melaporkan. Melaporkan kepada Bapak Gubernur, melaporkan kepada pemerintah pusat. Itu baru tingkat kajian di antara pejabat menengah ke bawah," kata Dewa Indra saat ditemui usai rapat paripurna di DPRD Bali, Senin.

Baca juga: Itinerary 3 Hari 2 Malam di Buleleng Bali, Bisa ke TN Bali Barat

Sembari menunggu keputusan apakah Bali akan menerima wisman atau tidak, Dewa menuturkan, pihaknya akan mematangkan sejumlah persiapan penyambutan.

Hal ini, menurutnya, lantaran pembukaan penerbangan bagi wisman jangan sampai semakin meningkatkan kasus Covid-19 di Pulau Dewata.

"Semuanya ini melakukan kajian. Hasil kajian ini komprehensif nanti itu baru dibawa ke level pimpinan kalau di daerah itu Pak Gubernur kalau di pusat tentu presiden. Pada waktunya para pimpinan pemerintahan bertemu menyepakati itu," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X