Untuk Pertama Kalinya, Seekor Hyena Lahir di Bali, Dinamai Mooi

Kompas.com - 14/11/2020, 13:50 WIB
seekor bayi hyena untuk pertamakalinya lahir di Bali pada Kamis (8/10/2020) lalu. Istimewaseekor bayi hyena untuk pertamakalinya lahir di Bali pada Kamis (8/10/2020) lalu.

GIANYAR, KOMPAS.com - Kabar gembira datang dari Bali Safari Park, Gianyar, Bali. Seekor bayi hyena untuk pertamakalinya lahir pada Kamis (8/10/2020) lalu.

Bayi hyena betina tersebut dinamai Mooi oleh artis Jessica Iskandar. Mooi diambil dari bahasa Belanda, yang artinya adalah cantik.

“Semoga Mooi sehat selalu ya, itu yang terpenting, dan semoga dokter dan suster yang merawat Mooi juga sehat terus,” kata Jessica Iskandar dalam keterangan tertulis, Jumat (13/11/2020).

Dokter hewan senior Bali Safari Yohana Kusumaningtyas mengatakan Mooi dirawat secara intensif oleh tim dokter. Sebab, enam hari sejak kelahiran, susu dari sang induk, Manama, tidak mencukupi kebutuhan Mooi.

Baca juga: Wisata ke Taman Safari Bogor hingga Bali Safari Marine Park, Ini Panduan Lengkapnya

Oleh karena itu, sebagai penggantinya Mooi mendapat asupan susu formula setiap empat jam sekali.

Takaran susu formula lantas disesuaikan dengan pertumbuhan dan hasil timbangan berat tubuh Mooi setiap hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah dua minggu sejak lahir, kedua mata Mooi sudah terbuka. Seminggu kemudian, giginya mulai tumbuh dan ia sudah belajar berjalan.

"Barulah setelah usianya menginjak satu bulan, baby Mooi dikenalkan dengan makanan pendamping susu," kata dia.

Bali Safari Park sudah setahun memelihara empat ekor striped hyena. Keempat hyena terdiri dari dua ekor betina bernama Manama dan Adiiya, serta dua ekor jantan bernama Hamad dan Riffa.

Bali Safari Park merupakan lembaga konservasi pertama di Bali yang memiliki satwa unik dari Afrika tersebut.

Adapun Mooi lahir dari indukan betina Manama hasil perkawinan dengan pejantan bernama Rifa. Bayi hyena ini lahir sehat dengan bobot awal 860 gram.

Baca juga: Harga Tiket Bali Safari Marine Park 2020, Begini Cara Belinya

Asisten Kurator Bali Safari Park, Nyoman Suartawan mengatakan kelahiran Mooi merupakan hasil kerja keras dari seluruh pihak di Bali Safari Park, termasuk para perawat satwa yang konsisten menerapkan prinsip pengelolaan satwa dengan baik.

Ke depannya, Suartawan berharap akan ada lagi kelahiran satwa-satwa di Bali Safari park, baik satwa endemik Indonesia ataupun manca negara.

“Kegembiraan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Sebab, kami sebagai lembaga konservasi telah berhasil mengembangbiakkan satwa unik ini untuk pertama kalinya di Bali atau mungkin bahkan di Indonesia. Terlebih lagi, di saat kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini,” kata dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.