Kompas.com - 15/11/2020, 11:52 WIB
Pameran dan Lomba Ikan Louhan di Mall Sentraland Semarang. KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAPameran dan Lomba Ikan Louhan di Mall Sentraland Semarang.

Wawan berpendapat bahwa penjualan ikan Louhan cukup menjanjikan karena memiliki daya tarik tersendiri.

"Kemarin di Liga Jakarta ada ikan Louhan laku Rp 350 juta. Jadi makin sering menang kompetisi, makin berpengaruh di harga," ujar dia.

Ajang silaturahim pencinta Louhan

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Semarang Louhan Competition (SLC) Aditya Rofiq mengatakan, kontes ikan Louhan itu digelar rutin setiap tahun untuk ajang silahturahim para pencinta Louhan dari seluruh Indonesia.

"Kami ingin meramaikan kontes Louhan di Semarang. Juga mengumpulkan komunitas pencinta Louhan di luar Semarang, mulai dari Tulungagung, Bangka Belitung, dan Jabodetabek," kata dia.

Baca juga: 4 Wisata Instagramable di Semarang, Pas untuk Hunting Foto Keren

Menurut Rofiq, animo masyarakat di Kota Semarang sangat baik dalam menyambut ajang kompetisi tersebut.

"Peserta yang ikut pameran ada 200-an. Memang antusiasnya cukup besar dan harganya juga tinggi," ujar dia.

Rofiq pun berkeinginan membangkitkan ikan Louhan sebagai rajanya ikan hias di Indonesia yang sempat menjadi primadona pada tahun 90-an.

Kriteria lomba Louhan

 

Adapun, juri lomba SLC bernama Ismantoro mengungkapkan bahwa para juri menilai dari berbagai kriteria.

"Semua ketegori kita nilai, mulai dari warna, bentuk kepala, muka, bodi, mutiara, ekor, warna, ekor, dan sirip. Dari berbagai aspek tersebut, ada persentase nilai masing-masing yang hasilnya nanti digabungkan," ujar dia.

Baca juga: 25 Tempat Wisata di Semarang, Mulai dari Alam Sampai Sejarah

 

Ismantoro melanjutkan, antusias pencinta Louhan meningkat selama masa pandemi ini. Hal ini lantaran masyarakat mencari hiburan baru untuk mengisi waktu luang selama pandemi.

"Banyak bermunculan penghobi baru. Meningkatnya pencinta Louhan ini semoga terus tumbuh, tidak hanya di Kota Semarang dan sekitarnya namun seluruh wilayah Indonesia," jelas juri asal Jogja ini.

Pameran dan kontes ikan Louhan tersebut berlangsung sejak 12 hingga 15 November 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

Jalan Jalan
Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Jalan Jalan
Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Travel Update
Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Travel Update
5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

Jalan Jalan
Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Travel Update
Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Travel Update
Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Travel Update
Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X