Kuota Pendakian Gunung Semeru Desember 2020 Habis, Tak Ada Penambahan

Kompas.com - 17/11/2020, 15:31 WIB
Lanskap Ranu Kumbolo di Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (18/9/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOLanskap Ranu Kumbolo di Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (18/9/2019).


KOMPAS.com – Kuota pendakian Gunung Semeru untuk Desember 2020 dipastikan sudah habis.

“Kuota pendakian Semeru untuk Desember sudah habis. Laris manis karena mereka sudah nunggu dari bulan-bulan kemarin,” kata Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS Sarif Hidayat ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (17/11/2020).

Sekadar informasi, jumlah kuota yang dibuka per harinya untuk pendakian Gunung Semeru adalah 30 persen dari kuota normal, yakni 180 orang per hari dari total kuota normal 600 orang.

Dari jumlah tersebut, kata Sarif yang akrab disapa Ayip, kuota 30 orang di antaranya diutamakan untuk para pendaki yang sempat tertunda pendakiannya karena penutupan Gunung Semeru sejak 2019 akibat kebakaran hutan dan pandemi Covid-19.

Baca juga: Cara Booking Online Pendakian Gunung Semeru, Wajib bagi Calon Pendaki

“30 orang ini alokasinya untuk mereka yang tertunda di 2019 melakukan pendakian. Sementara 150-nya buat teman-teman umum,” ujar dia.

Pihaknya memperhatikan pendaki yang melakukan rescheduling. Sebelumnya, alokasi pendakian itu sudah diberlakukan, tetapi sekadang diterapkan agar pendaki bisa lebih leluasa lagi. 

Adapun di situs pemesanan online pendakian Gunung Semeru, tertera beberapa hari di bulan Desember yang masih memiliki kuota 1-2 orang. Namun karena pendakian minimal dilakukan tiga orang, maka kuota tersebut tidak bisa lagi dipesan.

Jumlah kuota 180 orang per hari itu mengikuti arahan 30 persen kuota maksimal dari pemerintah. Jumlah tersebut dipastikan tidak akan bertambah lagi.

Bunga edeweiss di Gunung Semeru.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Bunga edeweiss di Gunung Semeru.

Sementara itu untuk kuota pendakian selanjutnya, Ayip belum bisa menentukan kapan akan kembali dibuka.

“Januari sampai dengan Maret atau April itu tahun sebelum-sebelumnya ditutup. Akan ada rapat terkait ini jadi belum diputuskan,” kata dia.

Sebelumnya, Gunung Semeru kembali membuka pendakian pada 1 Oktober 2020 setelah tutup selama sekitar satu tahun.

Untuk para pendaki yang akan melakukan pendakian, Ayip menegaskan untuk tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai Standard Operation Procedure (SOP) yang berlaku. Informasi lebih lengkap seputar SOP pendakian bisa mengkases akun Instagram @Bbtnbromotenggersemeru.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X