Penumpang Jetstar Asia Bisa Kembali Transit di Singapura

Kompas.com - 20/11/2020, 15:31 WIB
Seorang penumpang (kanan) mengenakan masker saat melintas di Jewel Bandara Changi di Singapura, 27 Februari 2020, menyusul penyebaran Covid-19 novel coronavirus. AFP/ROSLAN RAHMANSeorang penumpang (kanan) mengenakan masker saat melintas di Jewel Bandara Changi di Singapura, 27 Februari 2020, menyusul penyebaran Covid-19 novel coronavirus.


KOMPAS.com – Para penumpang maskapai penerbangan Jetstar Asia dari enam kota di Asia Tenggara kini bisa kembali melakukan transit di Singapura untuk menuju ke sembilang destinasi mulai Selasa (1/12/2020).

Berdasarkan rilis resmi yang diterima Kompas.com, para penumpang Jetstar Asia yang datang dari Bangkok, Ho Chi Minh City, Jakarta, Kuala Lumpur, Penang, dan Phnom Penh bisa transit di Bandara Changi Singapura.

Transit diizinkan asal tak lebih dari 48 jam menuju ke kota lainnya yang juga dilayani oleh Jetstar Asia.

Baca juga: Turis Dapat Transit di Bandara Changi Mulai Juni 2020

Menurut CEO Jetstar Asia Bara Pasupathi, keputusan ini merupakan langkah positif dalam pemulihan kembali kondisi maskapai penerbangan.

“Sebelum Covid, penumpang transit dan transfer menyumbang hingga sepertiga dari lalu lintas penumpang Bandara Changi dan banyak dari penumpang ini melakukan perjalanan dan transit dengan penerbangan Jetstar Asia,” kata dia.

Menurut Bara, pelonggaran kebijakan yang terbaru memungkinkan para pelanggan untuk terhubung lewat Bandara Changi ke setidaknya sembilan kota lain dalam jaringan Jetstar Asia. Hal ini memperluas kesempatan untuk perjalanan yang penting.

Ilustrasi pesawat milik maskapai penerbangan JetStar. SHUTTERSTOCK/SUPARAT_C Ilustrasi pesawat milik maskapai penerbangan JetStar.

“Kami telah bekerja sama dengan Bandara Changi untuk memastikan pengalaman transfer yang lancar dan aman untuk para pelanggan. Kami juga memperkenalkan langkah tambahan, melalui program Fly Well kami untuk menenangkan pelanggan bahwa terbang itu aman,” sambung Bara.

Kebijakan itu diambil menyusul pengumuman Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS) sebelumnya tentang keterhubungan yang kembali dilakukan.

Hal itu tak hanya memungkinkan warga Singapura untuk bepergian ke luar negeri untuk aktivitas penting, tetapi juga bagi orang-orang asing untuk masuk dan transit di Singapura.

Baca juga: Wisatawan China Bisa Berkunjung ke Singapura Mulai 6 November 2020

Penumpang yang transit harus memesan perjalanan penuh dalam satu pemesanan. Mereka juga harus memeriksa apakah memenuhi standar perizinan masuk ke tujuan akhir nanti karena beberapa pembatasan pasti akan berlaku.

Sebagai tambahan, untuk memastikan keamanan semua pelanggan, ada beberapa aturan baru yang diterapkan, sebagai berikut:

  • Penumpang transit harus memakai gelang penanda yang disediakan di konter check in bandara asal untuk memungkinkan identifikasi yang dilakukan pegawai bandara dan maskapai penerbangan selama perjalanan.
  • Ketika berada di atas pesawat, penumpan transit akan diberi tempat dudul di bagian depan pesawat dan dipersilakan turun lebih dulu.
  • Ketika sampai di Singapura, penumpan transit akan bertemu dengan pegawai bandara lalu dipandu menuju Transit Holding Area atau Transit Hotel.
  • Penumpang transit dengan waktu koneksi terbatas akan dipandu langsung ke gerbang keberangkatan.
  • Ketika pesawat lanjutan telah siap untuk boarding, penumpang transit akan dipandu ke gerbang keberangkatan lalu terus menuju zona yang sudah ditentukan sebelum boarding dan akan masuk ke pesawat setelah semua penumpang selesai masuk.
  • Akibat pembukaan kembali perbatasan secara sepihak ke Vietnam, langkah-langkah ini tidak akan berlaku untuk penumpang transit yang tiba dari Vietnam.
  • Namun, semua penumpang yang tiba di Singapura harus memakai masker setiap saat dan menerapkan physical distancing.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X