Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wisata ke Puncak Jungfraujoch di Swiss, Bisa Naik Gondola

Kompas.com - 21/11/2020, 17:56 WIB
Nabilla Ramadhian,
Kahfi Dirga Cahya

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com – Swiss terkenal dengan sejumlah pegunungan indah yang mampu menyegarkan mata. Jika ingin mengunjungi salah satunya, kamu bisa masukkan Jungfraujoch ke dalam rancangan perjalanan.

“Di Swiss ada (bagian dari) gunung (Alpen Bernese) yang tingginya 3.454 meter dari permukaan laut (mdpl), namanya Jungfraujoch,” kata Tour Leader Jonny Ivo Kwok dalam acara Live Instagram Kompas.com Travel TalkWisata Swiss Nikmati Alam Memesona”, Rabu (18/11/2020).

Baca juga: Pantai Buih Deli Serdang, Wisata Sungai yang Alami dan Bersih

Ivo menuturkan, wisatawan tidak perlu berjalan kaki untuk mendaki puncak tersebut lantaran pemerintah Swiss telah menyediakan transportasi menuju ke sana yakni berupa gondola dan kereta.

Untuk menuju puncak, menurut informasi dalam Jungfrau.ch, wisatawan akan memulai perjalanan dari stasiun kereta api Interlaken Ost di Kota Interlaken.

Tempat wisata di Swiss - Jungfraujoch.Tempat wisata di Swiss - Jungfraujoch. Tempat wisata di Swiss - Jungfraujoch.

Melalui jalur Berner Oberland, kamu akan dibawa melintasi Stasiun Zweilutschinen sebelum tiba di Desa Grindelwald.

Kemudian, mengutip Myswissalps.com, kamu bisa lanjut menggunakan gondola Eiger Express dari Grindelwald Terminal menuju Stasiun Eigergletscher hanya dalam 15 menit.

Setibanya di stasiun tersebut, kamu akan dibawa menuju puncak Jungfraujoch menggunakan sebuah kereta yang mampu melintasi jalur menanjak.

Apabila tidak ingin pusing berganti kendaraan, berdasarkan informasi dalam situs resmi gondola tersebut, kamu bisa langsung menggunakan Eiger Express untuk menuju puncak dalam waktu 45 menit.

 

Tempat wisata di Swiss - Jungfraujoch.https://www.jungfrau.ch/ Tempat wisata di Swiss - Jungfraujoch.

Aktivitas wisata di Jungfraujoch

Puncak Jungfraujoch dilapisi oleh salju yang memungkinkan wisatawan untuk melakukan berbagai kegiatan menarik seperti bermain bola salju.

“Orang Indonesia kalau ke sana main es dan lempar bola salju. Kalau (mau) main ski, butuh waktu lebih lama. Kunjungan (ke sana) biasa cuma 3-4 jam lalu turun,” ungkap Ivo.

Selain bermain salju, melansir situs Jungfrau.ch, wisatawan juga bisa bermain balapan ski di Lauberhorn yang berada di antara Wengen dan Grindelwald.

Ada juga kursi gantung First Flyer sepanjang 800 meter yang akan membawa wisatawan dari First ke Schreckfeld sambil menikmati keindahan alam sekitar.

Baca juga: Ini Keindahan yang Jadi Primadona di Festival Bahari Raja Ampat 2020

Bagi adrenaline junkie, First Glider mungkin merupakan kegiatan yang paling diincar saat berada di area Schreckfeld.

Pasalnya, kamu akan dibawa “terbang” sepanjang 800 meter ke First menggunakan sebuah alat berhiaskan burung elang raksasa yang dipasangkan ke tubuh wisatawan.

Namun jika kamu hanya ingin menikmati pemandangan tanpa merasa jantung berdebar, kamu bisa langsung menuju Sphinx Observation Deck.

Mau jalan-jalan gratis ke Swiss? ikuti Quiz on Article dengan klik artikel berikut: Menyelisik Keindahan Swiss yang Belum Tentu Ditemukan di Tempat Lain.

Satu pemenang beruntung berkesempatan membawa satu mitra perjalanan untuk liburan gratis di Swiss selama tujuh malam. Hadiah sudah termasuk dua tiket pesawat pulang pergi Indonesia-Swiss dengan maskapai Swiss International Airlines, satu kamar hotel bintang empat serta dua Swiss Travel Pass yang berlaku untuk delapan hari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kemenparekraf Tanggapi Turis Indonesia yang Rusak Pohon Sakura di Jepang

Kemenparekraf Tanggapi Turis Indonesia yang Rusak Pohon Sakura di Jepang

Travel Update
Aktivis Mogok Makan di Spanyol, Bentuk Protes Pembangunan Pariwisata

Aktivis Mogok Makan di Spanyol, Bentuk Protes Pembangunan Pariwisata

Travel Update
5 Tempat Wisata Dekat Masjid Al-Jabbar, Ada Mal dan Tempat Piknik

5 Tempat Wisata Dekat Masjid Al-Jabbar, Ada Mal dan Tempat Piknik

Jalan Jalan
5 Syarat Mendaki Gunung Rinjani, Pastikan Bawa E-Ticket

5 Syarat Mendaki Gunung Rinjani, Pastikan Bawa E-Ticket

Travel Tips
3 Tips Ikut Open Trip Pendakian Gunung Rinjani biar Tidak Zonk

3 Tips Ikut Open Trip Pendakian Gunung Rinjani biar Tidak Zonk

Travel Tips
Korban Open Trip, 105 Orang Gagal Mendaki Gunung Rinjani

Korban Open Trip, 105 Orang Gagal Mendaki Gunung Rinjani

Travel Update
Libur Lebaran 2024 Berakhir, Kunjungan Wisata di Gunungkidul Lampaui Target

Libur Lebaran 2024 Berakhir, Kunjungan Wisata di Gunungkidul Lampaui Target

Travel Update
Iran Serang Israel, Ini 8 Imbauan KBRI Teheran untuk WNI di Iran

Iran Serang Israel, Ini 8 Imbauan KBRI Teheran untuk WNI di Iran

Travel Update
Penerbangan ke Israel Terganggu akibat Serangan Iran

Penerbangan ke Israel Terganggu akibat Serangan Iran

Travel Update
Pesona Curug Sewu di Kendal, Air Terjun Bertingkat Tiga Jawa Tengah

Pesona Curug Sewu di Kendal, Air Terjun Bertingkat Tiga Jawa Tengah

Jalan Jalan
Iran Serang Israel, WNI di Beberapa Negara Timur Tengah Diminta Waspada dan Lapor ke Kemenlu

Iran Serang Israel, WNI di Beberapa Negara Timur Tengah Diminta Waspada dan Lapor ke Kemenlu

Travel Update
4 Villa Sekitar Tawangmangu Wonder Park Karanganyar, mulai Rp 600.000

4 Villa Sekitar Tawangmangu Wonder Park Karanganyar, mulai Rp 600.000

Hotel Story
Beri Makan Rusa di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Simak Aturan Pakannya

Beri Makan Rusa di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Simak Aturan Pakannya

Travel Tips
Promo Kereta Api Mudik Belakangan Ekstra Hemat, Bayar Tiket 80 Persen

Promo Kereta Api Mudik Belakangan Ekstra Hemat, Bayar Tiket 80 Persen

Travel Update
4 Wisata Hutan Pinus di Bantul Yogyakarta

4 Wisata Hutan Pinus di Bantul Yogyakarta

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com