Maskapai Ini Larang 550 Penumpang Naik Pesawat Mereka, Kenapa?

Kompas.com - 27/11/2020, 11:01 WIB
Pesawat Delta Airlines. SHUTTERSTOCKPesawat Delta Airlines.

KOMPAS.com – Maskapai penerbangan Delta Airlines telah menambah hampir 550 penumpang dalam daftar No-Fly mereka karena menolak untuk memakai masker selama pandemi Covid-19.

“Untungnya, angka tersebut mewakili sejumlah kecil dari seluruh penumpang kami. Banyak dari mereka yang menaati aturan kami, dan mengapresiasi langkah yang kami ambil untuk menjaga mereka tetap sehat dan aman,” kata CEO Delta Airlines Ed Bastian dalam sebuah memo, melansir Fox News, Kamis (12/11/2020).

Baca juga: Sendratari Candi Prambanan Buka Lagi pada Desember 2020

Kendati demikian, angka tersebut telah menambah lebih dari 100 orang dibanding bulan lalu. Saat itu, Bastian mengumumkan 460 penumpang ditambahkan dalam daftar tersebut.

Delta menerapkan aturan wajib memakai masker dalam seluruh penerbangan bagi staf dan penumpang pada April 2020.

Menurut sebuah memo pada 23 Juli 2020, maskapai tersebut melarang 120 penumpang untuk menaiki pesawat mereka karena menolak memakai masker.

Baca juga: Ujung Batu Aceh Singkil, Wisata Pantai Tersembunyi di Serambi Mekkah

Panduan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada Oktober menuturkan, melancong menambah peluang untuk terinfeksi dan menyebarkan Covid-19.

CDC sangat merekomendasikan bahwa seluruh penumpang dan staf yang beroperasi menggunakan masker dengan benar saat berada di kendaraan umum.

Bagaimana dengan maskapai penerbangan lain?

Pesawat-pesawat dari maskapa besar lainnya juga telah menerapkan aturan pengenaan masker selama penerbangan. Selain itu, mereka juga melarang penerbang untuk melancong jika tidak mematuhi aturan tersebut.

Maskapai penerbangan United Airlines mengonfirmasi ke Fox News pada Kamis bahwa mereka memiliki 350 penumpang dalam daftar No-Fly mereka.

Ilustrasi pesawat milik maskapai penerbangan United Airlines.SHUTTERSTOCK Ilustrasi pesawat milik maskapai penerbangan United Airlines.

Sementara itu, American Airlines yang baru-baru ini memperluas pengujian Covid-19 di rumah untuk destinasi tertentu awal bulan ini mengatakan, mereka tidak dapat mengonfirmasi jika ada penumpang yang melanggar kebijakan wajib masker mereka.

“Kami berharap pelanggan kami mematuhi aturan kami saat mereka memilih untuk terbang bersama kami, dan kami mengambil tindakan jika hal tersebut tidak terjadi,” kata seorang juru bicara American Airlines melalui sebuah email.

Baca juga: Seperti Apa Panggilan Baku untuk Tamu Hotel?

Untuk Southwest Airlines, juru bicara maskapai tersebut mengatakan, perusahaan tidak melacak masalah kepatuhan dalam menggunakan masker untuk dirilis ke publik.

Namun, mereka berharap para penumpang mematuhi aturan tersebut sebagai langkah untuk mencegah perlunya pelarangan agar mereka tidak bisa melakukan perjalanan di masa depan.



Sumber FOXNEWS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X