Kompas.com - 01/12/2020, 14:31 WIB

Kabupaten Sleman

7. Grojogan Watu Purbo

Terletak di Bangunrejo, Merdikorejo, Tempel, Sleman, tempat wisata ini beroperasi Senin-Minggu pukul 06.00-18.00 WIB.

Grojogan Watu Purbo terkenal dengan air terjun enam itngkatnya. Berkunjung ke sana, kamu bisa berswafoto dengan latar air terjunnya yang unik tersebut.

Tepat di bawah air terjun, ada beberapa batuan besar yang bisa kamu jadikan tempat duduk dan juga spot foto.

Baca juga: Sendratari Candi Prambanan Buka Lagi pada Desember 2020

Ingin sedikit menjelajahi air terjun? Kamu bisa menyusuri setiap tingkatnya. Jika ingin melihat sisi lain dari air terjun, kamu bisa melewati jembatan di dekat air terjun atau dari tepi kolam air yang dipenuhi rerumputan.

8. Pertunjukan Sendratari Ramayana

Kompleks Candi Prambanan tak hanya menawarkan bangunan candi Hindu terbesar di Asia Tenggara.

Di sana, kamu juga bisa menyaksikan Sendratari Ramayana yang ceritanya sesuai relief di Candi Prambanan.

Sendratari Ramayana berdasarkan kisah Ramayana pada relief Candi Prambanan.SHUTTERSTOCK/ALEKSANDAR TODOROVIC Sendratari Ramayana berdasarkan kisah Ramayana pada relief Candi Prambanan.

Jika tak paham bahasa Jawa, hal itu bukan masalah. Cerita Ramayana disajikan dalam bentuk tarian, sehingga mudah dipahami siapa pun. Pihak pengelola juga telah menyediakan sinopsis.

Selain Sendratari Ramayana, kamu juga bisa menyaksikan Sendratari Legenda Roro Jonggrang atau legenda Candi Prambanan di sini.

Setelah sebelumnya tutup akibat pandemi, kedua pertunjukkan kolosal kembali digelar mulai Desember 2020. Tiket sendratari berkisar mulai dari Rp 150.000–Rp 300.000 per orang.

Kota Yogyakarta

9. Taman Sari

Kota Yogyakarta juga punya tempat wisata budaya yang terletak tak jauh dari pusat kota, salah satunya adalah Taman Sari. Tempat bersejarah ini merupakan salah satu bangunan milik kesultanan Yogyakarta.

Arsitekturnya begitu unik, kuno, dan bersejarah, tetapi tetap cantik dan menakjubkan. Dahulu, Taman Sari digunakan sebagai pemandian untuk keluarga raja.

Wisatawan berkunjung di kompleks wisata Taman Sari Yogyakarta, Jumat (9/11/2018). Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia secara kumulatif (Januari-September 2018) mencapai 11,93 juta kunjungan, atau naik 11,81 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017 yang berjumlah 10,67 juta kunjungan.ANTARA FOTO/ANDREAS FITRI ATMOKO Wisatawan berkunjung di kompleks wisata Taman Sari Yogyakarta, Jumat (9/11/2018). Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia secara kumulatif (Januari-September 2018) mencapai 11,93 juta kunjungan, atau naik 11,81 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017 yang berjumlah 10,67 juta kunjungan.

Pesona Taman Sari sama sekali tak hilang, walau dimakan zaman. Area taman ini dibangun pada zaman Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1758-1765.

Ada kolam-kolam pemandian besar yang sangat cantik untuk dijadikan spot foto. Ada pula detail-detail arsitektur yang memancarkan aura kuno yang sayang untuk dilewatkan.

Baca juga: Masjid Tersembunyi di Taman Sari Itu Berama Sumur Gumuling

Taman Sari juga jadi lokasi Sumur Gumuling, masjid rahasia yang berada di bawah tanah. Ada satu area unik yang sangat digemari sebagai tempat berfoto, yakni area kecil dengan tangga-tangga di bagian sisinya.

Lokasi ini hanya bisa dicapai dengan melewati lorong bawah tanah bernama Tajug yang seperti labirin. Tak perlu khawatir menyasar di tempat yang luas ini karena ada banyak pemandu yang bisa kamu sewa.

Harga tiket masuknya tak mahal, hanya Rp 5.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 15.000 untuk wisatawan asing. Buka setiap hari pukul 09.00-15.00 WIB.

10. Kebun Binatang Gembira Loka

Berwisata bersama anak-anak, coba kunjungi Kebun Binatang Gembia Loka. Terletak di Jalan kusumanegara nomor 187, Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta, kebun binatang ini buka Senin–Kamis pukul 09.00-15.00 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 08.30-16.00 WIB.

Lokasinya tak jauh dari pusat kota. Kebun binatang Gembira Loka menyimpan berbagai koleksi satwa, seperti harimau, singa, gajah, orangutan, penguin, ular, beruang, dan buaya.

Pengunjung Kebun Binatang Gembira Loka, Yogyakarta, Minggu (8/12/2013), sedang bercengkerama dengan satwa koleksi di sana. Kebun binatang itu menjadi salah satu tempat rekreasi utama di Yogyakarta, khususnya akhir pekan. Pada hari kerja, Senin-Jumat, jumlah pengunjung sekitar 1.500 orang per hari. Pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung sekitar 5.000 orang per hari.KOMPAS/ADRIAN FAJRIANSYAH Pengunjung Kebun Binatang Gembira Loka, Yogyakarta, Minggu (8/12/2013), sedang bercengkerama dengan satwa koleksi di sana. Kebun binatang itu menjadi salah satu tempat rekreasi utama di Yogyakarta, khususnya akhir pekan. Pada hari kerja, Senin-Jumat, jumlah pengunjung sekitar 1.500 orang per hari. Pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung sekitar 5.000 orang per hari.

Tak hanya melihat aneka satwa, anak-anak juga bisa berinteraksi langsung lewat berbagai atraksi, seperti feeding time atau pertunjukan reptil dari buaya kecil hingga ular piton.

Harga tiket masuk Kebun Binatang Gembira Loka yakni Rp 60.000 untuk hari biasa dan Rp 75.000 untuk akhir pekan dan libur nasional. Untuk kunjungan di masa pandemi, kamu perlu melakukan reservasi dahulu dengan hubungi nomor +6282265447725.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.