Kompas.com - 02/12/2020, 15:50 WIB


KOMPAS.com – Thailand telah kembali membuka perbatasan mereka untuk turis asing sejak awal Oktober 2020.

Wisatawan asing bisa liburan di Thailand dalam jangka waktu panjang menggunakan kebijakan Special Tourist Visa (STV).

Sedikit berbeda, wisatawan Indonesia yang ingin berlibur ke Thailand tidak bisa menggunakan STV melainkan harus mengajukan syarat lain berupa Touris Visa ke Kedutaan Besar Thailand mulai akhir November 2020 silam.

Menurut Public Relations Officer Tourism Authority of Thailand (TAT), Indonesia Office Stephanie Valencia, kebijakan TR yang berlaku untuk turis Indonesia karena STV hanya berlaku untuk negara yang masuk kategori rendah risiko.

“Indonesia statusnya masih di medium risk country. Maka STV-nya belum berlaku untuk wisatawan Indonesia,” kata Stephanie pada Kompas.com, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: WNI Bisa ke Thailand dengan Tujuan Tertentu, Catat Syaratnya

Ilustrasi Thailand - Candi Wat Phra Kaew di Bangkok.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Thailand - Candi Wat Phra Kaew di Bangkok.

Syarat Tourist Visa

Tourist Visa dari Kedutaan Besar Thailand akan diberikan untuk wisatawan yang akan mengunjungi Thailand tidak lebih dari 60 hari untuk keperluan wisata.

 

Ada dua tipe Tourist Visa. Keduanya berbeda dari segi jangka waktu berlakunya. Keduanya adalah Single-Entry Tourist Visa dan Multiple-Entry Tourist Visa.

Single-Entry Tourist Visa berlaku untuk akses amsuk ke Thailand satu kali dalam jangka waktu tiga bulan sejak visa dikeluarkan. Periode tinggalnya maksimal 60 hari.

Sementara Multiple-Entry Tourist Visa berlaku untuk akses masuk ke Thailand dalam jangka waktu enam bulan sejak visa dikeluarkan. Periode tinggalnya maksimal 60 hari setiap kali masuk.

Pemegang visa Multiple-Entry bisa masuk ke Thailand berkali-kali selama visa masih berlaku.
Multiple-Entry Tourist Visa hanya akan diberikan pada Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).

Baca juga: Bisakah Indonesia Terapkan Special Tourist Visa seperti Thailand?

Dokumen yang dibutuhkan untuk Tourist Visa

Untuk bisa mengajukan Tourist Visa ini, kamu bisa mengakses situs resmi Kedutaan Besar Thailand. Dokumen-dokumen yang perlu kamu persiapkan di antaranya:

  • Formulir aplikasi visa dan pas foto
  • Paspor yang berlaku tidak kurang dari enam bulan
  • Tiket perjalanan PP Thailand
  • Bukti kecukupan finansial
  • Bukti pemesanan akomodasi di Thailand
  • Salinan KITAS atau KITAP jika punya, untuk Multiple-Entry Tourist Visa
  • Biaya pembuatan visa
    • Single-Entry Tourist Visa Rp 560.000
    • Multiple-Entry Tourist Visa Rp 2.800.000

Ilustrasi Thailand - Taman Nasional Khao Sok.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Thailand - Taman Nasional Khao Sok.

Namun hingga kini pemerintah Indonesia masih belum mengizinkan penerbangan internasional untuk tujuan wisata ke Thailand. Maka dari itu WNI masih belum bisa melakukan perjalanan ke Thailand untuk tujuan wisata.

“Jadi kalau mau ke Bangkok saat ini hanya tersedia penerbangan repatriasi,” ujar Stephanie.
Pihak TAT masih menunggu informasi terbaru dari pemerintah Indonesia terkait kapan WNI sudah bisa berwisata ke Thailand.

Selain mengajukan Tourist Visa, WNI yang mau liburan ke Thailand juga nantinya diharuskan untuk mengajukan Certificate of Entry (CoE). Sertifikat masuk ini dikeluarkan kedutaan atau kantor konsulat Thailand di Indonesia.

Informasi lengkap seputar pendaftaran dan dokumen yang perlu disertakan untuk CoE bisa dilihat di situs resmi Kedutaan Besar Thailand di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.