Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/12/2020, 20:31 WIB

KOMPAS.com – Jawa Barat (Jabar) sedang melakukan tes swab kepada sekitar 20.000 pelaku pariwisatanya sebagai antisipasi libur panjang mendatang.

“Sekarang sedang berjalan supaya kita benar-benar mengindahkan protokol kesehatan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Jabar Deddy Taufik kepada Kompas.com, Jumat (4/12/2020).

Adapun, tes swab dilakukan untuk mencegah terjadinya klaster pelaku industri pariwisata selama pandemi Covid-19 guna tidak meresahkan wisatawan yang akan liburan di Jabar.

Baca juga: 4 Pantai di Geopark Ciletuh yang Wajib Dikunjungi, Ada Pantai Cimaja

Deddy menuturkan, langkah tersebut juga sebagai antisipasi agar status zona merah Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kota Bandung tidak menyebar ke kabupaten dan kota lainnya.

“Kita harap tidak terjadi yang masif, jadi harus screening dari awal. Maka pelaku industri pariwisata dilakukan tes swab, sehingga jelas nantinya testing, tracing, dan treatment,” ujarnya.

Tes rapid acak untuk wisatawan

Deddy menambahkan, pihaknya juga akan melakukan tes rapid secara acak kepada wisatawan yang hendak berlibur ke Jabar pada libur akhir tahun 2020.

Sebelumnya, Jabar mengadakan tes rapid massal di 54 titik yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota selama periode libur panjang akhir Oktober.

Pemandangan Pantai Palangpang Teluk Ciletuh yang dilihat dari Puncak Darma Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/8). Geopark Ciletuh merupakan konsep kawasan terpadu geologi, hayati dan budaya di Kabupaten Sukabumi Jabar yang diajukan pemerintah Indonesia melalui UNESCO untuk menjadi Geopark skala Internasional. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/aww/17.ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI Pemandangan Pantai Palangpang Teluk Ciletuh yang dilihat dari Puncak Darma Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/8). Geopark Ciletuh merupakan konsep kawasan terpadu geologi, hayati dan budaya di Kabupaten Sukabumi Jabar yang diajukan pemerintah Indonesia melalui UNESCO untuk menjadi Geopark skala Internasional. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/aww/17.

“Kita ada 54 titik di masing-masing kabupaten dan kota yang diminati wisatawan. Kita lakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas karena harus terus waspada,” kata Deddy.

Sejak libur akhir Oktober, dia mengungkapkan bahwa tes rapid acak masih dilakukan hingga saat ini sampai libur akhir tahun nanti.

Hal tersebut menurut Deddy dapat memberi kepastian kepada para wisatawan bahwa Jabar memiliki protokol kesehatan yang memadai, sehingga mereka dapat merasa aman dan nyaman saat melancong.

Baca juga: Libur Akhir Tahun Dipangkas, Contek Itinerary Roadtrip ke Bogor, Purwakarta, Bandung

“Salah satu untuk beri kepastian (kepada wisatawan) adalah Jabar telah sertifikasi 48 hotel, restoran, dan tempat wisata,” ucap Deddy.

Selanjutnya, pihaknya juga terus mengedukasi hotel, tempat wisata, dan restoran untuk tetap menertibkan pengunjung jika mereka tidak patuh akan protokol kesehatan yang sudah diterapkan.

“Orang sudah punya titik jenuh dan ingin bepergian, tapi harus waspada untuk pastikan saat berkunjung ke tempat wisata benar-benar dalam kondisi sehat,” tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Air di Venesia Mendadak Berubah Warna Jadi Hijau Neon

Air di Venesia Mendadak Berubah Warna Jadi Hijau Neon

Travel Update
Garuda Indonesia Akan Luncurkan Pesawat Pikachu dari Pokemon

Garuda Indonesia Akan Luncurkan Pesawat Pikachu dari Pokemon

Travel Update
5 Tips Berkunjung ke Krakatau Park Lampung, Bisa Dapat Diskon TiketĀ 

5 Tips Berkunjung ke Krakatau Park Lampung, Bisa Dapat Diskon TiketĀ 

Jalan Jalan
Melihat Koleksi Museum Multatuli, Ada Buku Asli 'Max Havelaar'

Melihat Koleksi Museum Multatuli, Ada Buku Asli "Max Havelaar"

Jalan Jalan
Kursi Kereta Ekonomi Tak Lagi Tegak, Kapan Bisa Dicoba Penumpang?

Kursi Kereta Ekonomi Tak Lagi Tegak, Kapan Bisa Dicoba Penumpang?

Travel Update
Tak Cuma Baca Buku, Ini 5 Aktivitas Seru di Perpustakaan Nasional

Tak Cuma Baca Buku, Ini 5 Aktivitas Seru di Perpustakaan Nasional

Jalan Jalan
Embun Upas Muncul di Gunung Bromo, Suhu Capai 5 Derajat Celsius

Embun Upas Muncul di Gunung Bromo, Suhu Capai 5 Derajat Celsius

Travel Update
Video Viral Singa di Faunaland Ancol Tampak Sakit, Ini Penjelasan Pengelola

Video Viral Singa di Faunaland Ancol Tampak Sakit, Ini Penjelasan Pengelola

Travel Update
DAMRI Operasikan 178 Armada untuk Layani 157.000 Calon Jemaah Haji

DAMRI Operasikan 178 Armada untuk Layani 157.000 Calon Jemaah Haji

Travel Update
Apakah Paspor Biasa Bisa Digunakan untuk Umrah dan Haji?

Apakah Paspor Biasa Bisa Digunakan untuk Umrah dan Haji?

Travel Tips
5 Aktivitas di Krakatau Park Lampung, Bisa Main dan Belajar

5 Aktivitas di Krakatau Park Lampung, Bisa Main dan Belajar

Jalan Jalan
Pameran Seni Karakter Hantu Akan Digelar mulai 15 Juni di Jakarta

Pameran Seni Karakter Hantu Akan Digelar mulai 15 Juni di Jakarta

Travel Update
Indonesia Akan Usulkan Geopark Kebumen dan Geopark Meratus ke UNESCO

Indonesia Akan Usulkan Geopark Kebumen dan Geopark Meratus ke UNESCO

Travel Update
Pengalaman Naik ke Lantai 24 Perpusnas, Perpustakaan Tertinggi di Dunia

Pengalaman Naik ke Lantai 24 Perpusnas, Perpustakaan Tertinggi di Dunia

Hotel Story
Asiana Airline Tak Lagi Jual Kursi Dekat Pintu Darurat supaya Tidak Dibuka Sembarangan

Asiana Airline Tak Lagi Jual Kursi Dekat Pintu Darurat supaya Tidak Dibuka Sembarangan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+