Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tips Berkunjung ke Watu Mabur Camp Mangunan Yogyakarta

Kompas.com - 09/12/2020, 21:19 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Kahfi Dirga Cahya

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Watu Mabur Camp di Mangunan, Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta tak hanya menawarkan pengalaman berkemah di tepi tebing.

Kamu juga bisa menikmati pemandangan dari ketinggian berupa Sungai Oya yang berkelok di bawah dan juga terasering sawah yang cantik.

Di sana juga tersedia banyak spot foto yang khusus dibangun oleh pengelola dengan konsep natural. Membuat kamu bisa berfoto di banyak spot berbeda, dengan latar belakang yang indah berupa kabut tipis dan cahaya matahari terbit yang mengagumkan.

Saat ini Watu Mabur Camp masih beroperasi secara normal. Namun sebelum berwisata ke sana, ada baiknya jika kamu mengikuti tips berikut agar pengalaman berwisata semakin aman dan nyaman.

Baca juga: Kebun Buah Mangunan, Keindahan Sungai Kabut bagai Negeri di Atas Awan

1. Berkunjung di pagi hari

Salah satu pengalaman yang jadi jagoan Watu Mabur Camp adalah melihat matahari terbit atau sunrise. Untuk bisa menikmati momen sunrise, kamu perlu datang tepat waktu.

“Kalau pagi itu spesial untuk mencari sunrise dan kabut. Kalau bisa jam 05.00 sudah stand by di lokasi,” kata pengelola Watu Mabur Camp bernama Wahyu pada Kompas.com, Selasa (8/12/2020).

Watu Mabur Camp juga terkenal dengan penampakan kabutnya yang begitu cantik. Kabut tersebut bisa dilihat dengan jelas dari tepi tebing yang menghadap ke jurang, meliuk-liuk menyusuri Sungai Oya dan membuatmu seakan berada di negeri di atas awan.

Berfoto saat kabut di Watu Mabur Camp seakan sedang berada di atas awanDok. Instagram @watumabur_camp Berfoto saat kabut di Watu Mabur Camp seakan sedang berada di atas awan

“Rencanakan dulu, cek dulu di Instagram kami kira-kira mau dapat momen seperti apa. Kebanyakan orang enggak update, begitu mau lihat kabut datang jam 09.00 atau 10.00 ya sudah enggak dapat,” tukas Wahyu.

Sebagai alternatif jika tak mau ketinggalan momen sunrise, kamu bisa berkemah di Watu Mabur Camp.

2. Berkunjung di sore hari

Jika hanya ingin bersantai menikmati pemandangan dan udara yang sejuk, kamu tak perlu datang pagi-pagi.

Kamu bisa datang di siang hari menjelang sore, tepatnya mulai pukul 14.00 – 15.00 WIB. Saat itu udara sudah sejuk dan cahaya matahari pun tidak terlalu panas.

Baca juga: Sensasi Naik Perahu Awan di Jurang Tembelan Yogyakarta

Wahyu tidak merekomendasikan pengunjung untuk datang di tengah hari karena matahari akan bersinar cukup terik udara pun masih begitu panas.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggapi Larangan Study Tour, Menparekraf: Boleh Asal Tersertifikasi

Tanggapi Larangan Study Tour, Menparekraf: Boleh Asal Tersertifikasi

Travel Update
Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com