Kompas.com - 11/12/2020, 12:20 WIB
Tugu Yogyakarta, ikon Kota Jogja. ShutterstockTugu Yogyakarta, ikon Kota Jogja.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogykarta (DIY) mendorong warganya untuk staycation di daerahnya selama libur akhir tahun 2020.

"Mungkin orang Bantul berwisata ke Sleman, saling kunjung. Ini untuk menggerakkan ekonomi di Yogyakarta,” kata Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Rahardjo, Kamis (10/12/2020).

Ia menjelaskan dengan berkunjung di daerahnya sendiri, maka masyarakat lebih merasa aman dan juga dekat.

“Sehingga tren pariwisata memilih jarak yang dekat, kemudian tidak berkerumun dalam waktu lama,": kata Singgih.

"Karena kalau kemudian harus satu bus bersama-sama selama 6-7 jam pasti ya enggak karu-karuan,” ujar dia.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Negeri di Atas Awan di Yogyakarta

Singgih menjelaskan sekarang pihaknya  telah memiliki beberapa strategi untuk meminimalisir wisatawan terpapar Covid-19.

Dia menjelaskan beberapa strategi yang telah disiapkan adalah seluruh tempat wisata, usaha wisata melengkapi sarana dan prasarana protokol kesehatan.

"Lalu melakukan pelatihan bagi petugasnya yang di lapangan," kata dia.

Selain itu pihaknya mendorong wisatawan untuk menggunakan aplikasi Visiting Jogja. Di dalam aplikasi tersebut masyarakat bisa memantau langsung kondisi lokasi wisata Yogyakarta.

"Sehingga kalau sudah memenuhi kuota maka tidak bisa melakukan pembelian tiket," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X