Kompas.com - 11/12/2020, 13:21 WIB
Suasana pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (25/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019 diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (25/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019 diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor.

KOMPAS.com - Direktur MICE Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Iyung Masruroh mengatakan, saat ini pemerintah memilih segmentasi pebisnis dalam penyelenggaran MICE.

“Sesuai dengan pertemuan kami dengan beberapa VITO (Visit Indonesia Travel Officer), bahwa segmen bisnis adalah yang pertama kali akan melakukan perjalanan,” katanya.

Hal ini disampaikan olehnya dalam webinar Harian Kompas bertajuk “The Comebak Plan of MICE For 2021”, Kamis (10/12/2020).

Menurutnya, hal tersebut merupakan kabar yang baik karena industri MICE Indonesia dirasa akan segera kembali pada era new normal.

Baca juga: 5 Cara Pulihkan Industri MICE Indonesia

Dimulai dari kementerian dan lembaga

Saat ini, Iyung mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan aktivitas promosi kegiatan MICE yang diawali dengan pasar domestik.

“Indonesia masih lebih diuntungkan karena besarnya pasar domestik. Karena perjalanan antar-provinsi dan antar-kota masih bisa dilaksanakan dengan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Baca juga: 2 Destinasi MICE Favorit di Indonesia

Segmentasi pebisnis yang diincar untuk penyelenggaraan kegiatan meeting, incentive, convention, dan exhibition (MICE) menurutnya dapat dimulai dari kementerian dan lembaga.

“Pemerintah, sesuai arahan Menkomar, kita harus kembali hidupkan MICE di daerah,” jelas Iyung.

Menurutnya, hidupnya MICE di daerah dapat dilakukan dengan mengoptimalkan perjalanan dinas dan anggaran pertemuan guna membantu industri pariwisata di daerah.

Baca juga: Sektor Pariwisata Stagnan, Industri MICE Diharapkan Bangkit Kembali

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X