239 Kegiatan MICE di Indonesia Batal, Kerugian Rp 44,3 Triliun

Kompas.com - 11/12/2020, 21:21 WIB
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Hosea Andreas Runkat, saat membuka  acara The 8th Indonesia Business Event Forum di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta,  Selasa (8/12/2020). Wartakotalive.com/Ign Agung NugrohoKetua Umum Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Hosea Andreas Runkat, saat membuka acara The 8th Indonesia Business Event Forum di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (8/12/2020).

KOMPAS.com – Deputi Hubungan Pemerintahan Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Ndang Mawardi mengatakan, 239 pameran batal dilaksanakan di Indonesia karena pandemi Covid-19.

“Kita terdampak cukup besar sekali. Dari total jenis pameran, baik itu Business-to-Business (B2B) atau Business-to-Consumer (B2C) batal terlaksana 90 persen,” katanya.

Baca juga: Prospek MICE di Indonesia, Pebisnis Jadi Incaran

Pernyataan itu ia sampaikan dalam webinar Harian Kompas bertajuk “The Comebak Plan of MICE For 2021”, Kamis (10/12/2020).

Menurut data yang Ndang paparkan, setidaknya Indonesia memiliki 267 pameran yang harusnya dilaksanakan sepanjang 2020.

Kendati demikian, hanya 20 pameran atau 10 persen saja yang terlaksana pada periode Januari-Maret, tepatnya sebelum pemerintah pusat dan pemerintah daerah menghentikan izin penyelenggaraan kegiatan MICE.

Sementara itu, sebanyak 239 pameran atau 90 persen batal terlaksana selama Maret-Desember karena kebijakan sejumlah dareah yang masih belum pasti terkait PSBB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 5 Cara Pulihkan Industri MICE Indonesia

Dari 90 persen pameran yang batal tersebut, mayoritas berlokasi di Jakarta. Meski begitu, rencananya delapan pameran akan dilaksanakan pada November-Desember di beberapa daerah yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali.

Dari total 267 pameran, 123 di antaranya adalah pameran B2C sementara 144 adalah pameran B2B. Dari total tersebut, 154 adalah pameran internasional dan 113 adalah pameran nasional di standalone venue.

Kerugian capai triliunan Rupiah

Ndang menuturkan, dibatalkannya sebagian besar kegiatan MICE memengaruhi pendapatan, terlebih bagi anggota Asperapi area Jakarta.

Sebab, persentase terbesar pameran berasal dari Ibu Kota dengan jumlah 166 pameran atau 68 persen dari total pameran tahun ini.

Jika diproyeksikan, menurut data dari Ndang, Jakarta berada pada urutan pertama dalam potential loss berdasarkan luasan area pameran yang digunakan dengan Rp 11,5 triliun berasal dari B2B dan Rp 1,5 triliun berasal dari B2C.

Baca juga: 2 Destinasi MICE Favorit di Indonesia

Sementara untuk pendapatan, sebanyak Rp 24,7 triliun merupakan kerugian yang dialami anggota Asperapi Jakarta yang telah diproyeksikan.

“Pemasukan yang hilang terutama dari sisi wilayah Jakarta. Sekitar 66 persen pameran terdampak karena episentrum terbesar dari Covid-19 di Jakarta,” tutur Ndang.

Sementara kerugian yang dialami oleh industri MICE Indonesia secara keseluruhan, mengutip Wartakota Live, Selasa (8/12/2020), diproyeksikan sebesar Rp 44,3 triliun.

Baca juga: 4 Dampak Positif MICE di Indonesia

“Kami mencoba menghitung asumsi minimal kerugian pelaku industri tahun 2020 takibat pandemi Covid-19 yaitu sebesar Rp 44,3 triliun,” kata Ketua Umum Asperapi Hosea Andreas Runkat.

Adapun, pernyataan itu dia dalam acara The 8th Indonesia Business Event Forum (IBEF) di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Selasa.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Museum di Bangkok, Belajar Sejarah Thailand sampai Koin Zaman Batu

6 Museum di Bangkok, Belajar Sejarah Thailand sampai Koin Zaman Batu

Jalan Jalan
Budaya Vs Pariwisata, Sebenarnya Tak Perlu Jadi Konflik

Budaya Vs Pariwisata, Sebenarnya Tak Perlu Jadi Konflik

Travel Update
Klarifikasi Singapore Airlines yang Dikabarkan Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Klarifikasi Singapore Airlines yang Dikabarkan Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Travel Update
Storytelling Bikin Destinasi Wisata Makin Atraktif

Storytelling Bikin Destinasi Wisata Makin Atraktif

Travel Update
Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Travel Update
Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Travel Update
Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Travel Update
Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Travel Update
Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Travel Update
Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary
Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Travel Update
Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Travel Update
PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

Travel Update
Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.