UNWTO Sebut Bali Siap Sambut Turis Asing, Ini Kata Ahli Epidemiologi

Kompas.com - 14/12/2020, 19:12 WIB
Ilustrasi Bali - Pemandangan dari atas bukit di Desa Pinggan, Kintamani, Bangli, Bali. SHUTTERSTOCK / Farizun Amrod SaadIlustrasi Bali - Pemandangan dari atas bukit di Desa Pinggan, Kintamani, Bangli, Bali.

KOMPAS.com - Director United Nations World Tourism Organization ( UNWTO) Asia Pacific, Harry Hwang, mengapresiasi protokol kesehatan yang diterapkan di Bali dan mengatakan bahwa Pulau Dewata siap menyambut wisatawan mancanegara (wisman) sebelum Natal 2020.

Epidemiolog Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Hermawan Saputra mengatakan, hal tersebut wajar diungkapkan sebagai bagian dari advokasi internasional terkait pariwisata di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Itinerary Seharian di Ubud Bali, Bisa ke Bukit dan Pura

“Itu wajar, bagian dari promosi bahwa Bali ada protokol kesehatan, regulasi, pengawasan, dan lain-lain,” katanya kepada Kompas.com, Senin (14/12/2020).

Kendati demikian, menurutnya pandemi Covid-19 bukan hanya situasi yang terjadi secara regional di Bali saja namun merupakan isu dunia.

Oleh karena itu, pernyataan dari UNWTO akan dijadikan sebagai penilaian oleh negara lain terhadap kondisi Covid-19 di Nusantara.

“Mereka akan lihat, apa iya Indonesia aman terutama soal Covid-19? Apa iya Bali tidak dalam zona risiko? Kenyataannya di Indonesia kasus Covid-19 naik terus,” ungkap Hermawan.

Baca juga: Bukit Asah Karangasem, Lihat Indahnya Laut Bali dari Ketinggian

Menurutnya, hal tersebut akan menjadi pertimbangan bagi dunia internasional yang warganya memiliki kepentingan akan berwisata secara aman.

Sementara pertimbangan lainnya adalah kesiapan pemerintah Indonesia dalam menangani kasus Covid-19 sehingga angka kasus positif terus melandai.

Hermawan mengungkapkan bahwa Bali belum siap untuk menyambut kembali wisman, terlebih pada libur Natal dan Tahun Baru nanti.

“Terkait risiko pariwisata, selama libur Natal dan Tahun Baru nanti, justru itu tanggal-tanggal rawan antara 25 Desember 2020 – 1 Januari 2021. Kasus berisiko meningkat dengan signifikan,” ucapnya.

Namun, berdasarkan informasi terakhir dari Satgas Covid-19 di Bali, kabar Bali siap menyambut wisman sebelum Natal tahun 2020 tidak lah benar.

Rencananya, Bali akan membuka pintu bagi wisman pada pertengahan Januari 2021.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa, keputusan untuk menyambut kembali wisman bergantung pada keputusan pemerintah pusat termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X